1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Inspiration ciuman terakhir untuk ayah

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by fallofthe3rdreich, Apr 19, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    fallofthe3rdreich Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 14, 2009
    Messages:
    1,069
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,974 / -0
    Rapat Direksi baru saja berakhir. Bob mulai bangkit berdiri dan menyenggol meja sehingga kopi tertumpah keatas catatan-catatannya.

    "Waduhhh,memalukan sekali aku ini, diusia tua kok tambah ngaco.."

    Semua orang ramai tergelak tertawa, lalu sebentar kemudian, kami semua mulai menceritakan Saat-saat yang paling menyakitkan dimasa lalu dulu.

    Gilirannya kini sampai pada Frank yang duduk terdiam mendengarkan kisah lain-lainnya.

    "Ayolah Frank, sekarang giliranmu. Cerita dong, apa saat yang paling tak enak bagimu dulu." Frank tertawa, mulailah ia berkisah masa kecilnya.

    "Aku besar di San Pedro. Ayahku seorang nelayan, dan ia cinta amat pada lautan. Ia punya kapalnya sendiri, meski berat sekali mencari mata pencaharian di laut. Ia kerja keras sekali dan akan tetap tinggal di laut sampai ia menangkap cukup ikan untuk memberi makan keluarga. Bukan cuma cukup buat keluarga kami sendiri, tapi juga untuk ayah dan ibunya dan saudara-saudara lainnya yang masih di rumah."

    Ia menatap kami dan berkata, "Ahhh, seandainya kalian sempat bertemu ayahku. Ia sosoknya besar, orangnya kuat dari menarik jala dan memerangi lautan demi mencari ikan. Asal kau dekat saja padanya, wuih, bau dia sudah mirip kayak lautan. Ia gemar memakai mantel cuaca-buruk tuanya yang terbuat dari kanvas dan pakaian kerja dengan kain penutup dadanya. Topi penahan hujannya sering ia tarik turun menutupi alisnya. Tak perduli berapapun ibuku mencucinya, tetap akan tercium bau lautan dan amisnya ikan."

    Suara Frank mulai merendah sedikit.

    "Kalau cuaca buruk, ia akan antar aku ke sekolah. Ia punya mobil truk tua yang dipakainya dalam usaha perikanan ini. Truk itu bahkan lebih tua umurnya daripada ayahku. Bunyinya meraung dan berdentangan sepanjang perjalanan. Sejak beberapa blok jauhnya kau sudah bisa mendengarnya. Saat ayah bawa truk menuju sekolah, aku merasa menciut ke dalam tempat duduk, berharap semoga bisa menghilang. Hampir separuh perjalanan, ayah sering mengerem mendadak dan lalu truk tua ini akan menyemburkan suatu kepulan awan asap. Ia akan selalu berhenti di depan sekali, dan kelihatannya setiap orang akan berdiri mengelilingi dan menonton. Lalu ayah akan menyandarkan diri ke depan, dan memberiku sebuah ciuman besar pada pipiku dan memujiku sebagai anak yang baik. Aku merasa agak malu, begitu risih. Maklumlah, aku sebagai anak umur dua-belas, dan ayahku menyandarkan diri kedepan dan menciumi aku selamat tinggal!"

    Ia berhenti sejenak lalu meneruskan, "Aku ingat hari ketika kuputuskan aku sebenarnya terlalu tua untuk suatu kecupan selamat tinggal. Waktu kami sampai kesekolah dan berhenti, seperti biasanya ayah sudah tersenyum lebar. Ia mulai memiringkan badannya kearahku, tetapi aku mengangkat tangan dan berkata, 'Jangan, ayah.' Itu pertama kali aku berkata begitu padanya, dan wajah ayah tampaknya begitu terheran.

    Aku bilang, 'Ayah, aku sudah terlalu tua untuk ciuman selamat tinggal.

    Sebetulnya sudah terlalu tua bagi segala macam kecupan.'

    Ayahku memandangiku untuk saat yang lama sekali, dan matanya mulai basah.

    Belum pernah kulihat dia menangis sebelumnya. Ia memutar kepalanya, pandangannya menerawang menembus kaca depan. 'Kau benar,' katanya.

    'Kau sudah jadi pemuda besar......seorang pria. Aku tak akan menciumimu lagi.'"

    Wajah Frank berubah jadi aneh, dan air mata mulai memenuhi kedua matanya, ketika ia melanjutkan kisahnya. "Tidak lama setelah itu, ayah pergi melaut dan tidak pernah kembali lagi. Itu terjadi pada suatu hari, ketika sebagian besar armada kapal nelayan merapat dipelabuhan, tapi kapal ayah tidak.Ia punya keluarga besar yang harus diberi makan.

    Kapalnya ditemukan terapung dengan jala yang separuh terangkat dan separuhnya lagi masih ada dilaut.Pastilah ayah tertimpa badai dan ia mencoba menyelamatkan jala dan semua pengapung-pengapungnya."

    Aku mengawasi Frank dan melihat air mata mengalir menuruni pipinya.

    Frank menyambung lagi, "Kawan-kawan, kalian tak bisa bayangkan apa yang akan kukorbankan sekedar untuk mendapatkan lagi sebuah ciuman pada pipiku....untuk merasakan wajah tuanya yang kasar......untuk mencium bau air laut dan samudra padanya.....untuk merasakan tangan dan lengannya merangkul leherku. Ahh, sekiranya saja aku jadi pria dewasa saat itu. Kalau aku seorang pria dewasa, aku pastilah tidak akan pernah memberi tahu ayahku bahwa aku terlalu tua 'tuk sebuah ciuman selamat tinggal."

    Semoga kita tidak menjadi terlalu tua untuk menunjukkan cinta kasih kita.....
     
    • Thanks Thanks x 4
    • Like Like x 3
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    hentai09 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 15, 2010
    Messages:
    676
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +2,226 / -0
    wah kisah ini bener nendang banget bro..
    mantap.

    scara gw dulu suka malu kalo di anterin bokap, h3
    semoga temen2 yg lain juga sadar,
    kadang sesuatu yg berharga itu baru terasa bernilai setelah sesuatu hilang dan kita tak mempunyai kesempatan lagi untuk meraihnya. so be wish, jangan biarkan ego n harga diri kita membutakan hati kita,

    katakan cinta n nyatakan sayang bwt ayah and org terkasih lainnya yg masih ada untuk kita, skrg juga.
    karena kita takkan pernah tau kapan takdir akan memisahkan kita dg mereka yg kita sayang. buang jauh deh rasa ego and harga diri kita. dari pada menyesal seumur hidup, h3

    kpanjangan y komen gue..:piss:

    PS: I love you Dad
     
  4. Offline

    fallofthe3rdreich Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 14, 2009
    Messages:
    1,069
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,974 / -0
    thx for comenting bro, forum nih sepi bnget yah....
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  5. Offline

    mridhomm Silent Reader Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 8, 2010
    Messages:
    182
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +80 / -0
    Manteb bro ceritanya +thanks :top:
    BTW ni bikin sendiri yah :???:
     
  6. Offline

    megapro04 Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 6, 2009
    Messages:
    386
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +2,025 / -0
    T-T...

    :sedih: Berlinang mata ane gan...

    Walau ayahq gag pernah nganter aku tuk ke sekolah.. tak pernah mengantar aku mencari sekolah maupun kampus.. tapi satu yg bikin aku slalu bangga tuk memilikinya.. setiap tengah malam saat ulang tahunq.. ayah selalu mencium keningq dan berkata " Jadilah orang membanggakan ya... bapak sayang kamu.."

    sumpah.. nulis ini aku sedang nangis ngingat itu.. dan ayahq tetap melakukan itu sampai sekarang..

    :matabelo:

    I love my dad 4 ever...
     
  7. Offline

    Azhrie Beginner Members

    Joined:
    Jul 18, 2009
    Messages:
    248
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +113 / -1
    Ceritanya bagus banget gan. . . :top::top::top:

    ane langsung inget sm bokap ane gan. . .

    jadi pengen nangis. . . :sedih::sedih::sedih:
    bokap ane udah ga ada skrg. .. :sedih::sedih::sedih:

    waktu ane SMP. . .hampir setiap hari ane di anter sm bokap ane !!
    ane masih rindu sama suasana kyk gitu gan. . .
     
  8. Offline

    BoA Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 17, 2009
    Messages:
    744
    Trophy Points:
    106
    Ratings:
    +720 / -0
    Keren bgt gan crita na.. Jd keinget betapa baek na bokap gw yg slalu dampingin gw waktu lagi kesusahan n slalu lindungin gw klo diejekin org laen.. :nangis:

    I'll try my best to make my father happy :belajar:
     
  9. Offline

    fallofthe3rdreich Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 14, 2009
    Messages:
    1,069
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,974 / -0
    maksudnya ga mau nganterin cari sekolah tuh maksunya biar kita berlatih tanggung jawab bro, biar kita tau susahnya cari sekolah.
    saya juga dulu, dari SMP-SMA-kuliah-kerja nyari sendiri semua..
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  10. Offline

    Armageddon Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 19, 2009
    Messages:
    976
    Trophy Points:
    126
    Ratings:
    +412 / -0
    Sdih gw rasanya stlh baca bro..
    nyesel gw slama ini ngecewain bokap, p gw hrs beusaha lbh kras LAGI semangat
     
  11. Offline

    fallofthe3rdreich Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 14, 2009
    Messages:
    1,069
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,974 / -0
    akhirnya, respon seperti ini yang saya harapkan.
    SEMANGAT BRO...
    Cepat atau lambat, kita juga akan jadi ayah
     
  12. Offline

    mazznoer1 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 12, 2010
    Messages:
    1,079
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +1,224 / -0
    "hebat, satu lagi karya anda yang benar-benar menggugah hati saya"
     
  13. Offline

    fallofthe3rdreich Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 14, 2009
    Messages:
    1,069
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,974 / -0
    bukan bro...
    orang tua saya alhamduliah masih sehat wal afiat
     
  14. Offline

    nachan96 Silent Reader Members

    Joined:
    Feb 6, 2011
    Messages:
    103
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +7 / -0
    sumpah ane sedih bgt dan nangis baca nya :')
    moral nya dalem bgt
     
  15. Offline

    Cassxandra Beginner Members

    Joined:
    Feb 26, 2011
    Messages:
    229
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +32 / -0
    kok jd takut kehilangan orang tua ya gue?huhuhu emang gan kalo udh smakin dewasa bukannya makin inget org tua malah makin lupa pdhl kalo ngga ada mereka,kita ngga akan ada
     
  16. Offline

    priezt Post Hunter Veteran

    Joined:
    May 6, 2010
    Messages:
    2,050
    Trophy Points:
    262
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +26,810 / -0
    kog mengharukan banget ni ceritanya :nangis:
     
  17. Offline

    mumuabc Silent Reader Members

    Joined:
    Oct 27, 2009
    Messages:
    147
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +14 / -0
    ceritanya bikin gw keingat sm bokap gw yang udah meninggal 10 tahun yang lalu bro...
    thanks for sharing....

    love u dad...
     
  18. Offline

    karakurae Silent Reader Members

    Joined:
    Apr 28, 2011
    Messages:
    76
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +7 / -0
    ane jadi sedih gan
    ane selama ini ga pernah nyenengin bokap ane...bersalah banget ane rasanya
     
  19. Offline

    elevensupernovas Beginner Members

    Joined:
    Dec 19, 2010
    Messages:
    256
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +13 / -0
    aduh cerita sedih lagi :matabelo: btw nice story bro, sedih belom bisa bikin ayah bahagia, semoga kelak bisa :hero:
     
  20. Offline

    riankuni Post Hunter Moderator

    Joined:
    Jul 24, 2011
    Messages:
    3,439
    Trophy Points:
    237
    Ratings:
    +455,070 / -5
    sedih rasanya hati ini setelah membaca ceritanya,
    nasi belum menjadi bubur, masih ada kesempatan buat membahagiakan kedua orang tua ane..
    Nice storynya gan.
     
  21. Offline

    chikatz Silent Reader Members

    Joined:
    Feb 1, 2010
    Messages:
    15
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +0 / -0
    Salut sama ceritany bro, selama ortu kita masih bs kasih kita ciuman hangat knapa nolak :D
    Toh itu yg bakal kita kangenin nantinya
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.