1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

cinta tidak selalu harus berwujud "bunga"

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by Nawainruk, Jul 6, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    Nawainruk Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 3, 2007
    Messages:
    1,042
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +98,108 / -0
    Suami saya adalah seorang yang sederhana, saya mencintai sifatnya yang alami dan saya menyukai perasaan hangat yang muncul di perasaan saya, ketika saya bersandar di bahunya yang bidang.

    Tiga tahun dalam masa perkenalan, dan dua tahun dalam masa pernikahan, saya harus akui, bahwa saya mulai merasa lelah, alasan-alasan saya mencintainya dulu telah berubah menjadi sesuatu yang menjemukan.

    Saya seorang wanita yang sentimentil dan benar-benar sensitif serta berperasaan halus.
    Saya merindukan saat-saat romantis seperti seorang anak yang menginginkan permen.
    Tetapi semua itu tidak pernah saya dapatkan.

    Suami saya jauh berbeda dari yang saya harapkan. Rasa sensitif-nya kurang.
    Dan ketidakmampuannya dalam menciptakan suasana yang romantis dalam pernikahan kami telah mementahkan semua harapan saya akan cinta yang ideal.

    Suatu hari, saya beranikan diri untuk mengatakan keputusan saya kepadanya, bahwa saya menginginkan perceraian.

    "Mengapa?", tanya suami saya dengan terkejut.
    "Saya lelah, kamu tidak pernah bisa memberikan cinta yang saya inginkan," jawab saya.

    Suami saya terdiam dan termenung sepanjang malam di depan komputernya, tampak seolah-olah sedang mengerjakan sesuatu, padahal tidak.


    Kekecewaan saya semakin bertambah, seorang pria yang bahkan tidak dapat mengekspresikan perasaannya, apalagi yang bisa saya harapkan darinya?

    Dan akhirnya suami saya bertanya, "Apa yang dapat saya lakukan untuk merubah pikiran kamu?"

    Saya menatap matanya dalam-dalam dan menjawab dengan pelan,"Saya punya pertanyaan, jika kau dapat menemukan jawabannya di dalam perasaan saya, saya akan merubah pikiran saya :

    "Seandainya, saya menyukai setangkai bunga indah yg ada di tebing gunung.
    Kita berdua tahu jika kamu memanjat gunung itu, kamu akan mati.
    Apakah kamu akan memetik bunga itu untuk saya?"

    Dia termenung dan akhirnya berkata, "Saya akan memberikan jawabannya besok."

    Perasaan saya langsung gundah mendengar responnya.

    Keesokan paginya, dia tidak ada di rumah, dan saya menemukan selembar kertas dengan oret-oretan tangannya dibawah sebuah gelas yang berisi susu hangat yang bertuliskan ......

    "Sayang, saya tidak akan mengambil bunga itu untukmu, tetapi ijinkan saya untuk menjelaskan alasannya."



    Kalimat pertama ini menghancurkan perasaan saya.

    Saya melanjutkan untuk membacanya.

    "Kamu selalu pegal-pegal pada waktu 'teman baik kamu' datang setiap bulannya, dan saya harus memberikan tangan saya untuk memijat kaki kamu yang pegal."

    "Kamu senang diam di rumah, dan saya selalu kuatir kamu akan menjadi 'aneh'.
    Saya harus membelikan sesuatu yang dapat menghibur kamu di rumah atau meminjamkan lidah saya untuk menceritakan hal-hal lucu yang saya alami."

    "Kamu selalu terlalu dekat menonton televisi, terlalu dekat membaca buku, dan itu tidak baik untuk kesehatan mata kamu. Saya harus menjaga mata saya agar ketika kita tua nanti, saya masih dapat menolong mengguntingkan kuku kamu dan mencabuti uban kamu."

    "Tangan saya akan memegang tangan kamu, membimbing kamu menelusuri pantai, menikmati matahari pagi dan pasir yang indah. Menceritakan warna-warna bunga yang bersinar dan indah seperti cantiknya wajah kamu."

    "Tetapi Sayang, saya tidak akan mengambil bunga indah yang ada di tebing gunung itu hanya untuk mati. Karena, saya tidak sanggup melihat air mata kamu mengalir.

    "Sayang, saya tahu, ada banyak orang yang bisa mencintai kamu lebih dari saya mencintai kamu. Untuk itu Sayang, jika semua yang telah diberikan tangan saya, kaki saya, mata saya tidak cukup buat kamu, saya tidak bisa menahan kamu untuk mencari tangan, kaki, dan mata lain yang dapat membahagiakan kamu."

    Air mata saya jatuh ke atas tulisannya dan membuat tintanya menjadi kabur, tetapi saya tetap berusaha untuk terus membacanya.

    "Dan sekarang, Sayang, kamu telah selesai membaca jawaban saya.


    Jika kamu puas dengan semua jawaban ini, dan tetap menginginkan saya untuk tinggal di rumah ini, tolong bukakan pintu rumah kita, saya sekarang sedang berdiri di sana menunggu jawaban kamu."

    "Jika kamu tidak puas dengan jawaban saya ini, Sayang, biarkan saya masuk untuk membereskan barang-barang saya, dan saya tidak akan mempersulit hidup kamu. Percayalah, bahagia saya adalah bila kamu bahagia."

    Saya segera berlari membuka pintu dan melihatnya berdiri di depan pintu dengan wajah penasaran sambil tangannya memegang susu dan roti kesukaan saya.


    Oh, kini saya tahu, tidak ada orang yang pernah mencintai saya lebih dari dia mencintai saya.

    Itulah cinta, di saat kita merasa cinta itu telah berangsur-angsur hilang dari perasaan kita, karena kita merasa dia tidak dapat memberikan cinta dalam wujud yang kita inginkan, maka cinta itu sesungguhnya telah hadir dalam wujud lain yang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

    Seringkali yang kita butuhkan adalah memahami wujud cinta dari pasangan kita, dan bukan mengharapkan wujud tertentu.

    Karena cinta tidak selalu harus berwujud "bunga".
     
    • Like Like x 3
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    hanimon Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 20, 2008
    Messages:
    1,928
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +5,196 / -0
    bener banget
    cinta tidak harus selalu kesenangan dan keindahan
    tapi kadang kali cinta itu pengorbanan
    walau pengorbanan kadang menyakitkan dan sulit untuk dimengerti
     
    • Like Like x 1
  4. Offline

    Kokuryu Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 2, 2009
    Messages:
    774
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +188 / -0
    Hiks jadi terharu nih bacanya.
     
    • Like Like x 1
  5. Offline

    pangerankodok Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 22, 2009
    Messages:
    541
    Trophy Points:
    81
    Ratings:
    +104 / -0
    Huaaa... Jwban yg bijak..
    Tp emang cinta gak hrs mlulu romantis..
     
  6. Offline

    dhie90 Silent Reader Members

    Joined:
    Jul 7, 2009
    Messages:
    24
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    nice...


    enak dnger" kata" nya...
     
  7. Offline

    pebbiv Members

    Joined:
    Jul 3, 2009
    Messages:
    2
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    dari AIR PUTIH ne Bozz.....
    hmm.. nevermind,,saya jg terharu bacanya, biarpun dah berulang-ulang kali dari 2 tahun yg lalu..
     
  8. Offline

    aro1412 Members

    Joined:
    Jul 3, 2009
    Messages:
    6
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    yup....
    keren bro....
     
  9. Offline

    mikan Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 24, 2009
    Messages:
    103
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +0 / -0
    emang kalo punya masalah lebih baik di ungkapkan, apalagi kalo lawannya gak peka ^__^
    Untungnya suaminya bijak, bisa memberi jawaban yang istrinya mau, bisa mengingatkan apa yang membuat istrinya mencintai dia.. hehe~ jadi ikutan seneng..
     
  10. Offline

    Thirmizy Silent Reader Members

    Joined:
    May 5, 2009
    Messages:
    124
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +13 / -0
    seep ceritanya ,, hiks true love tuh namanya :onion-72:
     
  11. Offline

    budikikiw Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 10, 2009
    Messages:
    1,005
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,168 / -0
    cinta itu memang seharus nya manis,,,
    tapi akan lebih manis lagi kalo kita merasakn cinta sejati,,,.
     
  12. Offline

    v3rt3x Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 15, 2009
    Messages:
    2,605
    Trophy Points:
    177
    Ratings:
    +1,390 / -0
    hiks...:onion-101:
    boleh minta susunya? eyke haus :D

    nice story :top:
    ternyata si suami tipe yg ga bisa ngomong langsung ye :onion-33:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.