1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Other Cerita, Legenda / Mitologi Indonesia [Update]

Discussion in 'Dunia Lain' started by onefineday, Aug 5, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    onefineday Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 23, 2010
    Messages:
    570
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +24,117 / -0
    Indonesia memiliki sekitar 300 kelompok etnis, tiap etnis memiliki warisan budaya yang berkembang selama berabad-abad, dipengaruhi oleh kebudayaan India, Arab, Cina, Eropa, dan termasuk kebudayaan sendiri yaitu Melayu. - wikipedia -

    Hal ini membuat Indonesia sangat kaya akan legenda / cerita-cerita mitologi, tidak kalah dengan legenda-legenda terkenal dari dunia luar...

    Thread ini, diharapkan bisa mengumpulkannya, dan dibagi bersama sebagai tambahan pengetahuan tentang kekayaan bangsa sendiri. [masa orang luar negeri lebih tau legenda-legenda di sebagian besar daerah di indonesia, dibandingkan kita, orang indonesia-nya sendiri]



    Thread Index :

    - Legenda Toar - Lumimuut [Minahasa - Sulawesi Utara]
    - Legenda Boru Deak-Parujar dan Tuan Mulana [Batak - Sumatra Utara]
    - Legenda Haka [Dayak - Kalimantan Timur]
    - Legenda .....


    Catatan :
    Kalo yang cuma mau kasih koment : nice info, terimakasih, atau dan sejenisnya, silahkan klik tombol THANKS aja yah...
    supaya threadnya jadi rapi dan enak dibaca oleh teman-teman lainnya.
    :piss:
     
    Last edited: Aug 8, 2010
    • Thanks Thanks x 3
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    onefineday Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 23, 2010
    Messages:
    570
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +24,117 / -0
    Legenda Toar - Lumimuut
    [Minahasa - Sulawesi Utara]

    Dahulu kala, di pantai barat Pengunungan Wulur Mahatus terdapat sebuah batu karang yang bagus bentuknya. Suatu ketika dimusim kemarau, cahaya matahari begitu menyengat sehingga batu karang itu mengeluarkan 'keringat'. Pada saat itu pula, terciptalah seorang wanita yang cantik. Namanya Karema, Ia berdiri sambil menadahkan tangan ke langit dan berdoa, “O, Kasuruan Opo e wailan wangko.” Artinya “Oh Tuhan yang maha besar, jika Kau berkenan, nyatakanlah di mana aku berada serta berikanlah teman hidup untukku”. Setelah selesai mengucapkan doa, batu karang itupun terbelah menjadi dua dan mencullah seorang wanita cantik. Karema pun tidak sendiri lagi. Ia berkata kepada wanita itu, “Karena kau tercipta dari batu yang berkeringat, engkau kuberi nama Lumimuut., Keturunanmu akan hidup sepanjang masa dan bertambah seperti pasir di pantai laut, Akan tetapi, kamu harus bekerja keras memeras keringat”.

    Pada suatu hari, dalam suatu upacara, Karema menyuruh putrinya yang cantik itu menghadap kearah barat yang sedang berembus angin kencang. Lama-kelamaan, setelah upacara selesai, badan Lumimuut menjadi lain. Ternyata Lumimuut sudah hamil. Selama hamil, Lumimuut selalu dijaga dan dirawat dengan penuh kasih sayang oleh Karema. Ketika saatnya tiba, Lumimuut pun melahirkan anak laki laki yang diberi nama Toar. Toar pun diberi pengetahuan dan kemampuan seperti yang dimiliki Karema.

    Setelah Toar dewasa, berkatalah Karema kepada Toar dan Lumimuut, “Sekarang sudah saatnya kalian berdua mengembara mengelilingi dunia. Aku sudah menyediakan dua tongkat sama panjang. Tongkat untuk Toar terbuat dari pohon tuis dan tongkat untuk Lumimuut terbuat dari pohon tawaang. Kalau nanti dalam pengembaraan, kalian bertemu dengan seseorang baik pria maupun wanita membawa tongkat seperti ini, bandingkanlah dengan tongkat kalian. Kalau tongkat kalian sama panjang, berarti kalian masih terikat keluarga. Akan tetapi, bila tongkat itu berbeda dan tidak lagi sama panjang, kalian boleh membentuk rumah tangga. Semoga hal ini terjadi dan kalian akan menghasilkan keturunan. Keturunan kalian akan hidup terpisah oleh gunung dan hutan rimba. Namun, akan tetap ada kemauan untuk bersatu dan berjaya.”

    Nuwu (amanat) Karema menjadi bekal bagi Lumimuut dan Toar dalam pengembaraan mereka. Gunung dan bukit mereka daki Lembah dan ngarai mereka lalui. Toar ke arah utara dan Lumimuut ke arah selatan. Tuis di tangan Toar bertambah panjang, tetapi tawaang di tangan Lumimuut tetap seperti biasa. Pada suatu malam bulan purnama, di tengah kilauan sinar bulan, bertemulah Toar dengan Lumimuut. Sesuai amanat Karema, merekapun membandingkan tongkat masing masing. Ternyata, tongkat mereka tidak sama panjang lagi sehingga upacara pernikahan pun dilaksanakan. Bintang dan bulan sebagai saksi. Puncak gunung tempat pelaksanaan upacara tampak bagaikan bola emas. Gunung itu kemudian dinamakan Lolombulan.

    Setelah upacara pernikahan, mereka pun mencari Karema. Akan tetapi, ia tidak ditemukan. Kemudian, mereka menetap di daerah pegunungan yang banyak ditumbuhi buluh tui (sejenis bambu kecil). Disanalah mereka beranak cucu. Keturunan demi keturunan, kembar sembilan (semakarua siyouw), dua kali sembilan. Kelahiran keturunan itu selalu disambut bunyi siul burung wala (doyot) yang dipercaya sebagai pertanda memperoleh limpah dan berkat karunia.

    Toar - Lumimuut
    [Versi Lain]

    Menurut mitos, nenek moyang suku Minahasa adalah Dewi Bumi dan Dewa Matahari yang akhirnya melahirkan keturunan Minahasa. Mitologi ini diceritakan saat upacara RUMAGES. TOAR adalah nama Dewa Matahari yang selalu menyinari Minahasa dan Dewi Bumi bernama LUMIMU’UT yang memberikan kesuburan pada tanah Minahasa. Konon pasangan TOAR dan LUMIMUUT sampai ke tanah Minahasa dan berdiam disekitar gunung WULUR MAHATUS, dan berpindah ke WATUNIUTAKAN –dekat Tompaso Baru —. Keturunan dua dewa tersebut kemudian menyebar sehingga Sampai pada suatu saat keluarga bertambah jumlahnya maka perlu diatur mengenai interaksi sosial didalam komunitas tersebut, yang melalui kebiasaan peraturan dalam keturunannya nantinya menjadi kebudayaan Minahasa.

    Sumber :
    Code:
    http://wongalus.wordpress.com/category/musyawarah-di-minahasa/
     
    Last edited: Aug 8, 2010
  4. Offline

    onefineday Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 23, 2010
    Messages:
    570
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +24,117 / -0
    Legenda Boru Deak-Parujar dan Tuan Mulana
    [Batak - Sumatra Utara]

    Dalam Mitologi Batak burung layang-layang, berkedudukan seperti kurir atau penghubung antara penghuni langit dengan bumi. Suatu ketika, burung itu di panggil oleh Mulajadi Na Balon, sang Awal Yang Maha Besar yang berkuasa atas segala yang ada, untuk mengantarkan sebuah lodong (poting, bamboo tabung air) berisi benih kepada Boru Deak-Parujar, putri seorang dewa yang berada di bumi. Setelah burung itu tiba di tmpat Boru Deak, dia berkata : “Boru Deak-Parujar, tenunlah sehelai ulos ragidup (kain adat Batak), kemudian lilitkan ulos itu pada lodong itu lalu bukalah tutup nya. “Setelah Boru Deak-Parujar menenun sehelai ulos, dia melilitkan pada lodong itu kemudian dia buka tutupnya dan dari dalamnya meloncatlah keluar seorang pria. Dialah yang disebut Tuan Mulana (yang awal). Boru Deak menempatkan pria itu disebuah daerah yang terang, lalu dia menyuruh burung itu kembali kepada Mulajadi Na Bolon untuk menyampaikan pertanyaan Boru Deak yang oleh Mulajadi dijawab, “Boru Deak sendirilah yang akan menjadi teman hidupnya !” Dan mulai saat itu Boru Deak-Parujar menjadi seorang manusia seperti Tuan Mulana. Merekalah yang menjadi nenek-moyang orangBatak di atas dunia ini.

    Dari cerita tersebut dapat disimpulkan, bahwa suku Batak di zaman keberhalaan sudah percaya pada Allah Yang Esa, yang disebut Mulajadi Na Bolon, yang menjadi awal dari segala yang ada; Dialah Yang Mahatinggi, Allah yang oleh suku Batak di percaya sebagai Allah dari segala ilahi yang menjadikan langit, bumi dan segala isinya, yang secara terus-menerus memelihara hidup ini.

    Sumber : Legenda Boru Deak-Parujar dan Tuan Mulana
     
  5. Offline

    sanaousuke Beginner Members

    Joined:
    May 21, 2008
    Messages:
    232
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +29 / -0
    yang Legenda Toar - Lumimuut,anak nikah sama ibu nya??..legenda emang banyak incest ya?
     
  6. Offline

    onefineday Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 23, 2010
    Messages:
    570
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +24,117 / -0
    Legenda HAKA
    [Dayak - Kalimantan Timur]

    Konon ada seorang bernama HAKA. Seorang saudagar kaya dari negeri Cina. Pekerjaannya adalah transaksi jual beli hasil bumi berkelana keseluruh penjuru dunia.

    Singkat cerita, tibalah HAKA di pulau BORNEO/KALIMANTAN. ditemukannya sebuah gua untuk dijadikan tempat untuk beristirahat. Namun didalam gua tersebut, HAKA bertemu seekor naga yang sangat besar sekali. Diatas kepala sang Naga tampak berkilauan, dan ternyata kilauan cahaya tersebut berupakan pantulan dari sebuah Batu permata yang berada diatas kepala sang naga.

    Haka kemudian berpikir, seandainya batu permata yang berada diatas kepala sang Naga itu dapat ia peroleh, tentunya ia akan jadi sangat kaya karena sudah barang tentu Batu Permata itu akan sangat mahal harganya. Dengan segala upaya HAKA berusaha untuk mengambil Batu Permata yang berada diatas kepala sang Naga, namun ia tidak berhasil. Karena kekuatan naga sangat luar biasa dengan semburan api yang sangat panas dari mulut sang Naga. HAKA pun menyerah, ia memutusjan untuk kembali pulang ke negerinya.

    Sesampai di negerinya di Cina, HAKA pun menghadap Raja dan menceritakan tentang sang NAGA kepada baginda Raja. Mendengar cerita dari HAKA, Raja pun tertarik dan mengumpulkan seluruh pasukan kerajaan untuk mendiskusikan bagaimana agar bisa mengalahkan sang Naga dan mengambil Batu Permata yang ada di atas kepala sang Naga.

    Akhirnya disepakati, seluruh pasukan yang akan diberangkatkan melawan sang Naga dibuatkan pakaian anti api dengan persenjataan yang amat sangatlah lengkap. Berangkatlah bala pasukan dari negeri Cina berlayar menuju pulau Kalimantan bersama HAKA untuk membunuh sang Naga berada.

    Pasukan kemudian dibagi menjadi dua bagian. Pasukan pertama naik kedaratan bersama HAKA menuju gua, dan pasukan kedua menunggu diatas kapal.

    Pasukan yang dipimpin HAKA pun berangkat menuju gua dimana sang Naga berada. Sesampai di Gua, sang Naga sedang tertidur pula. HAKA memerintahkan kepada pasukannya untuk tenang dan jangan sampai menimbulkan suara. Dengan sangat hati-hati HAKA beranjak mendekati sang Naga. Alhasil, Batu Permata yang berada diatas kepala sang Naga pun dapat diperolah HAKA tanpa harus berperang melawan san Naga.

    Bersukacitalah seluruh pasukan HAKA karena telah berhasil mendapatkan Batu Permata itu tanpa bersusah payah melawan sang Naga. Batu Permata pun dipegang secara bergantian oleh para prajurit karena mereka ingin sekali melihat wujud Batu Permata tersebut. Dan tanpa mereka sadari, suara tawa sukacita mereka membuat sang Naga terbangun dan mengejar mereka.

    HAKA dan seluruh pasukannya kemudian lari tunggang langgang menyelamatkan diri menuju kapal. Sang parjurit yang pada saat itu tengah memegang Batu Permata tersebut berhasil masuk ke kapal dan memerintahkan agar kapal segera berlayar.

    Nasib tidak diuntung, mujur pun tidaklah didapat. HAKA dan beberapa orang prajurit tertinggal didaratan, kapal telah berlayar membawa Batu Permata menuju negeri Cina dan tidak pernah kembali lagi menjemput HAKA dan prajurit lainnya.

    Akhirnya, HAKA dan prajurit yang tersisa berjalan menyusuri hutan, rimba dan sungai untuk mencari makanan. Mereka pun menemukan sebuah perkampungan dan meminta pertolongan kepada masyarakat setempat. Karena tidak ada lagi pilihan lain cara untuk kembali ke negeri asalnya, HAKA dan para prajurit pun kemudian menetap diperkampungan tersebut. Hingga akhirnya mereka pun bisa beradaptasi dengan masyarakat tersebut, berkeluarga dan dari situlah asal mula Penduduk Pulau Kalimantan memiliki Ras dari Negeri Cina.

    Setelah sekian tahun, perkembangan penduduk semakin pesat. HAKA membawa sebagian penduduk untuk pindah ke daerah lain. Tempat tersebut bernama APAU AHE.

    Di APAU AHE lah masyarakat HAKA terus tumbuh dan berkembang.

    Code:
    http://balikpapan.olx.co.id/cerita-dongeng-legenda-mitos-dayak-kenyah-iid-18458317
     
  7. Offline

    oranggila Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 7, 2009
    Messages:
    839
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +464 / -0
    Hohohoho Legenda HAKA tnyata menyebutkan dikalimantan ada NAGA y?
    mungkin juga bisa kan Kalimantan dulunya Hutan Lebaaaaaaaaaaaaaaaaaaat banget :hehe:
    mantaplah saya mau baca2 dulu biar pintar :hehe:
     
  8. Offline

    kucing_alas Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 30, 2008
    Messages:
    898
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +57 / -0
    koq cm 3 gan...lanjutin dong cerita legenda2 lainnya...
     
  9. Offline

    edwinsihaloho Beginner Members

    Joined:
    Oct 1, 2009
    Messages:
    314
    Trophy Points:
    17
    Ratings:
    +27 / -0
    wah keren ya... di Indonesia juga ada legenda Naga... cuma tokohnya tetap orang Cina...
     
  10. Offline

    edwinsihaloho Beginner Members

    Joined:
    Oct 1, 2009
    Messages:
    314
    Trophy Points:
    17
    Ratings:
    +27 / -0
    di Legenda negeri lain juga gitu... Gaia yg rada parah... coba cari siapa aja suaminya...
     
  11. Offline

    denylabrie Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 12, 2008
    Messages:
    314
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +336 / -0
    kalo mitologi yunani apalagi bro, paling banyak incestnya, karena asal muasal dewa2 mereka dari ketiadaan namun setelah ada yang satu menciptakan yang lain, yang diciptakan akan menjadi pasangan yang menciptakan.
     
  12. Offline

    quro_one Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 13, 2011
    Messages:
    577
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +124 / -0
    asik ne.. terutama yang HAKA, perihal naga.. bisa jadi permata itu semacam mustika (konon tiap hewan punya mustika masing2 yg hanya dimiliki sang 'raja')..
    ditunggu cerita legenda lainnya.. :peace:
     
  13. Offline

    snnelwan Apa Jo Ngana Suka Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 8, 2010
    Messages:
    1,407
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +6,271 / -0
    sumbernya dari mana kk
     
  14. Offline

    Artanis Superstar Veteran

    Joined:
    Feb 6, 2011
    Messages:
    10,980
    Trophy Points:
    261
    Ratings:
    +72,554 / -1
    Gan,ane mw nambahin legenda nya.. mohon izin.. :maaf: :maaf: :maaf:
    (klo ada yg udah pernah nambahin cerita nya,pos nya boleh di hapus)

    ini legenda tentang Nyi Loro Kidul (Ratu Pantai Selatan)

    [​IMG]

    [​IMG]

    Berikut cerita nya:

    Cerita tentang Nyi Roro Kidul ini sangat terkenal. Bukan hanya dikalangan penduduk Yogyakarta dan Surakarta, melainkan di seluruh Pulau Jawa. Baik di Jawa Tengah, Jawa Barat dan Jawa Timur. Di daerah Yogyakarta kisah Nyi Roro Kidul selalu dihubungkan dengan kisah para Raja Mataram. Sedangkan di Jawa Timur khususnya di Malang Selatan tepatnya di Pantai Ngliyep, Nyi Roro Kidul dipanggil dengan sebutan Kanjeng Ratu Kidul. Di Pantai Ngliyep juga diadakan upacara Labuhan yaitu persembahan para pemuja Nyi Roro Kidul yang menyakini bahwa kekayaan yang mereka dapatkan adalah atas bantuan Nyi Roro Kidul dan anak buahnya.

    Konon, Nyi Roro Kidul adalah seorang ratu yang cantik bagai bidadari, kecantikannya tak pernah pudar di sepanjang zaman. Di dasar Laut Selatan, yakni lautan yang dulu disebut Samudra Hindia - sebelah selatan pulau Jawa, ia bertahta pada sebuah kerajaan makhluk halus yang sangat besar dan indah.

    Siapakah Ratu Kidul itu? Konon, menurut yang empunya cerita, pada mulanya adalah seorang wanita, yang berparas elok, Kadita namanya. Karena kecantikannya, ia sering disebut Dewi Srengenge, yang artinya Matahari Jelita. Kadita adalah putri Raja Munding Wangi. Walaupun Kadita sangat elok wajahnya, Raja tetap berduka karena tidak mempunyai putra mahkota yang dapat disiapkan. Baru setelah Raja memperistrikan Dewi Mutiara lahir seorang anak lelaki. Akan tetapi, begitu mendapatkan perhatian lebih, Dewi Mutiara mulai mengajukan tuntutan-tuntutan, antara lain, memastikan anaknya lelaki akan menggantikan tahta dan Dewi Kadita harus diusir dari istana. Permintaan pertama diluluskan, tetapi untuk mengusir Kadita, Raja Munding Wangi tidak bersedia.

    “Ini keterlaluan,” sabdanya. “Aku tidak bersedia meluluskan permintaanmu yang keji itu,” sambungnya. Mendengar jawaban demikian, Dewi Mutiara malahan tersenyum sangat manis, sehingga kemarahan Raja, perlahan-lahan hilang. Tetapi, dalam hati istri kedua itu dendam membara.

    Hari esoknya, pagi-pagi sekali, Mutiara pengutus inang mengasuh memanggil seorang tukang sihir, si Jahil namanya. Kepadanya diperintahkan, agar kepada Dewi Kadita dikirimkan guna-guna.

    “Bikin tubuhnya berkudis dan berkurap,” perintahnya. “Kalau berhasil, besar hadiah untuk kamu!” sambungnya. Si Jahil menyanggupinya. Malam harinya, tatkala Kadita sedang lelap, masuklah angin semilir ke dalam kamarnya. Angin itu berbau busuk, mirip bau bangkai. Tatkala Kadita terbangun, ia menjerit. Seluruh tubuhnya penuh dengan kudis, bernanah dan sangat berbau tidak enak.

    Tatkala Raja Munding Wangi mendengar berita ini pada pagi harinya, sangat sedihlah hatinya. Dalam hati tahu bahwa yang diderita Kadita bukan penyakit biasa, tetapi guna-guna. Raja juga sudah menduga, sangat mungkin Mutiara yang merencanakannya. Hanya saja. Bagaimana membuktikannya. Dalam keadaan pening, Raja harus segera memutuskan.

    Hendak diapakan Kadita. Atas desakan patih, putri yang semula sangat cantik itu mesti dibuang jauh agar tidak menjadikan aib.

    Maka berangkatlah Kadita seorang diri, bagaikan pengemis yang diusir dari rumah orang kaya. Hatinya remuk redam; air matanya berlinangan. Namun ia tetap percaya, bahwa Sang Maha Pencipta tidak akan membiarkan mahluk ciptaanNya dianiaya sesamanya. Campur tanganNya pasti akan tiba. Untuk itu, seperti sudah diajarkan neneknya almarhum, bahwa ia tidak boleh mendendam dan membenci orang yang membencinya.

    Siang dan malam ia berjalan, dan sudah tujuh hari tujuh malam waktu ditempuhnya, hingga akhirnya ia tiba di pantai Laut Selatan. Kemudian berdiri memandang luasnya lautan, ia bagaikan mendengar suara memanggil agar ia menceburkan diri ke dalam laut. Tatkala ia mengikuti panggilan itu, begitu tersentuh air, tubuhnya pulih kembali. Jadilah ia wanita cantik seperti sediakala. Tak hanya itu, ia segera menguasai seluruh lautan dan isinya dan mendirikan kerajaan yang megah, kokoh, indah dan berwibawa. Dialah kini yang disebut Ratu Laut Selatan.
    Cerita tentang Nyi Roro Kidul ini banyak versinya. Ada versi Jawa Barat, Jawa Timur dan Yogyakarta.

    Konon Nyi Roro Kidul itu tak lain adalah seorang jin yang mempunyai kekuatan dahsyat. Hingga kini masih ada saja orang yang mencari kekayaan dengan jalan pintas yaitu dengan menyembah Nyi Roro Kidul. Mereka dapat kekayaan berlimpah tetapi harus mengorbankan keluarga dan bahkan akan mati sebelum waktunya, jiwa raga mereka akan dijadikan budak bagi kejayaan Keraton Laut Selatan.

    Sumber: http://dya78.multiply.com/journal/item/2
     
    • Thanks Thanks x 1
  15. Offline

    xyrsh Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 29, 2010
    Messages:
    591
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +1,249 / -0
    OOoohh.. di Indonesia juga ada legenda keberadaan Naga? wow.. baru tau.

    pohon tuis & pohon tawaang? baru denger nama pohon2 ini...
     
  16. Offline

    idwan_madza Silent Reader Members

    Joined:
    May 13, 2011
    Messages:
    129
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +1 / -0
    seenggaknya legenda di indonesia masi masuk akal dikit.. keberadaan naga di dukung sama hutan2 di kalimantan yang bener2 lebat..:fufufu:
    dari pada legend dewa2 yunani, ane ngeliatnya kayak sinetron abis.. ada perselingkuhan dan kawan2..:hahai:
     
  17. Offline

    zz11 Rockstar Veteran

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    40,149
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +33,160 / -0
    Moved to Sejarah (Myth and Urban Legend).
     
  18. Offline

    cihaule Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 9, 2011
    Messages:
    5,605
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +51,538 / -0
    TS-nya mana nih,kok nga update lagi? :bingung:
    kan masih ada legenda sangkuriang atau malin kundang dan lain sebagainya
     
  19. Offline

    Aulia_Yuuko Beginner Members

    Joined:
    Apr 12, 2012
    Messages:
    328
    Trophy Points:
    52
    Ratings:
    +272 / -0
    Kalo legenda Leak yg di Bali itu gmana. gan?? :bingung:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.