1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Cara Gila Jadi Pengusaha (1)

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by income11, Jun 17, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    income11 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 26, 2009
    Messages:
    1,115
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +7,626 / -0
    MODAL AWAL PENGUSAHA

    Berani Gagal

    Hanya orang yang berani gagal total, akan meraih keberhasilan total. PERNYATAAN John. F. Kennedy ini saya yakini kebenarannya. Itu bukan sekedar retorika, tetapi memang sudah terbukti dalam perjalanan hidup saya. Gagal total
    itulah awal karier bisnis saya.
    Pada akhir 1981, saya merasa tak puas dengan pola kuliah yang membosankan.
    Saya nekad meninggalkan kehidupan kampus. Saat itu saya berpikir, bahwa gagal meraih
    gelar sarjana bukan berarti gagal dalam mengejar cita-cita lain. Di tahun 1982, saya
    kemudian mulai merintis bisnis bimbingan tes Primagama, yang belakangan berubah
    menjadi Lembaga Bimbingan Belajar Primagama.
    Bisnis tersebut saya jalankan dengan jatuh bangun. Dari awalnya yang sangat sepi
    peminat - hanya 2 orang - sampai akhirnya peminatnya membludak hingga Primagama
    dapat membuka cabang di ratusan kota, dan menjadi lembaga bimbingan belajar terbesar
    di Indonesia.
    Dalam kehidupan sosial, memang kegagalan itu adalah sebuah kata yang tidak
    begitu enak untuk didengar. Kegagalan bukan sesuatu yang disukai, dan suatu kejadian
    yang setiap orang tidak menginginkannya. Kita tidak bisa memungkiri diri kita, yang
    nyata-nyata masih lebih suka melihat orang yang sukses dari pada melihat orang yang
    gagal, bahkan tidak menyukai orang yang gagal.
    Maka, bila Anda seorang entrepreneur yang menemui kegagalan dalam usaha,
    maka jangan berharap orang akan memuji Anda. Jangan berharap pula orang di sekitar
    anda maupun relasi Anda akan memahami mengapa Anda gagal.
    Jangan berharap Anda tidak disalahkan. Jangan berharap juga semua sahabat
    masih tetap berada di sekeliling Anda. Jangan berharap Anda akan mendapat dukungan
    moral dari teman yang lain. Jangan berharap pula ada orang yang akan meminjami uang
    sebagai bantuan sementara. Jangan berharap bank akan memberikan pinjaman
    selanjutnya.
    Mengapa saya melukiskan gambaran yang begitu buruk bagi seorang entrepreneur
    yang gagal? Begitulah masyarakat kita, cenderung memuji yang sukses dan menang.
    Sebaliknya, menghujat yang kalah dan gagal. Kita sebaiknya mengubah budaya seperti
    itu, dan memberikan kesempatan kepada setiap orang pada peluang yang kedua. Menurut pengalaman saya, apabila orang gagal, maka tidak ada gunanya murung
    dan memikirkan kegagalannya. Tetapi perlu mencari penyebabnya. Dan justru kita harus
    lebih tertantang lagi dengan usaha yang sedang kita jalani yang mengalami kegagalan itu.
    Saya sendiri lebih suka mempergunakan kegagalan atau pengalaman negatif itu untuk
    menemukan kekuatan-kekuatan baru agar bisa meraih kesuksesan kembali.
    Sudah tentu, kasus kegagalan dalam bisnis maupun dunia kerja, saat krisis
    ekonomi kian merebak dan bertambah. Ribuan orang terkena Pemutusan Hubungan Kerja
    (PHK) dan kehilangan mata pencahariannya. Sungguh ironis, seperti halnya kita, suka
    atau tidak suka, setiap manusia pasti akan mengalami berbagai masalah, bahkan mungkin
    penderitaan.
    Bagi seorang entrepreneur, sebaiknya jangan sampai terpuruk dengan kondisi dan
    suasana seperti itu. Kita harus berani menghadapi kegagalan, dan ambil saja hikmahnya
    (kejadian dibalik itu). Mungkin saja kegagalan itu datang untuk memuliakan hati kita,
    membersihkan pikiran kita dari keangkuhan dan kepicikan, memperluas wawasan kita,
    serta untuk lebih mendekatkan diri kita kepada Tuhan. Untuk mengajarkan kita menjadi
    gagah, tatkala lemah. Menjadi berani ketika kita takut. Itu sebabnya mengapa saya juga
    sepakat dengan pendapat Richard Gere, aktor terkemuka Hollywood, yang mengatakan
    bahwa kegagalan itu penting bagi karier siapapun.
    Mengapa demikian? Karena selama ini banyak orang membuat kesalahan sama,
    dengan menganggap kegagalan sebagai musuh kesuksesan. Justru sebaliknya, kita
    seharusnya menganggap kegagalan itu dapat mendatangkan hasil. Ingat, kita harus yakin
    akan menemukan kesuksesan di penghujung kegagalan.
    Ada beberapa sebab dari kegagalan itu sendiri. Pertama, kita ini sering menilai
    kemampuan diri kita terlalu rendah. Kedua, setiap bertindak, kita sering terpengaruh oleh
    mitos yang muncul di masyarakat sekitar kita. Ketiga, biasanya kita terlalu “melankolis”
    dan suka memvonis diri terlebih dahulu, bahwa kita ini dilahirkan dengan nasib buruk.
    Keempat, kita cenderung masih memiliki sikap, tidak mau atau tidak mau tahu dari mana
    kita harus memulai kembali suatu usaha.
    Dengan mengetahui sebab kegagalan itu, tentunya akan membuat kita yakin untuk
    bisa mengatasinya. Bila kita mengalami sembilan dari sepuluh hal yang kita lakukan
    menemui kegagalan, maka sebaiknya kia bekerja sepuluh kali lebih giat. Dengan
    memiliki sikap dan pemikiran semacam itu, maka akan tetap menjadikan kita sebagai
    sosok entrepreneur yang selalu optimis akan masa depan. Maka, sebaiknya janganlah kita suka mengukur seorang entrepreneur dengan menghitung berapa kali dia jatuh. Tapi
    ukurlah, berapa kali ia bangkit kembali.
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.