1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Bolehkah Saya Mendapat Sedikit Cahaya?

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by kiefs, Oct 25, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    kiefs Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 8, 2009
    Messages:
    1,194
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +747 / -0
    Disebuah rumah mungil dipinggir hutan, tinggal sebatang lilin kecil. Ketika hari menjelang malam pemilik rumah tersebut menyalakan lilin kecil itu. Tiba-tiba datang angin besar menerobos masuk ke jendela rumah itu. Wusshh! Si Lilin Kecil ini merasakan apinya telah padam. “Aduh, aku harus segera mencari cahaya, hari sudah semakin gelap”, kata Lilin Kecil dengan panik.

    Si Lilin Kecil lalu keluar dari rumah itu dan berteriak kepada Paman Matahari, “Paman, bolehkah aku meminta sedikit cahayamu?”

    “O o! Mana mungkin Nak, jarak kita kan terlalu jauh! Lagipula Paman harus segera pulang, karena malam akan tiba. Daah”, kata Paman Matahari dengan terburu-buru.

    Hari sudah beranjak malam, si Lilin Kecil terus berjalan mencari cahaya. Tiba-tiba dia melihat kilatan lampu mobil, dengan terburu-buru dia mengejar cahaya lampu mobil itu. “Tunggu! Tunggu! Lampu mobil, tolonglah aku!”, teriak Lilin Kecil sambil berlari-lari. “Aduh!”, jerit Lilin Kecil, rupanya dia berlari dengan menggebu-gebu sehingga tidak melihat jalan dan menabrak tiang listrik. “Lilin Kecil hati-hatilah kalau berjalan,” kata Paman Tiang Listrik.

    “Oh, maafkan saya, sebenarnya saya hanya ingin meminta sedikit cahaya, tetapi tidak ada yang menghiraukan saya,” kata Lilin Kecil tertunduk sedih.

    “Sudahlah jangan bersedih hati,” kata Paman Tiang Listrik. “Paman punya teman kecil bernama Lampu Meja. Dia tinggal diseberang jalan itu. Cobalah menemuinya, mungkin dia bisa membantu masalahmu.”

    Seketika itu wajah Lilin Kecil berubah gembira, setelah mengucapkan terima kasih kepada Paman Tiang Listrik. Lilin kecil pergi menemui si Lampu Meja.

    “Cobalah masukkan sumbumu kedalam saklar itu, saya mendapatkan cahaya juga berasal dari sana”, saran si Lampu Meja. Si Lilin Kecil itu dengan tidak sabar menancapkan sumbunya kedalam saklar tersebut. Tetapi kok tidak terjadi reaksi apa-apa ya. Berulang kali dicobanya, namun tetap tidak berhasil. De-ngan hati kecewa si Lilin Kecil meninggalkan tempat itu.

    Si Lilin Kecil pulang dengan menundukkan kepala dan langkah gontai. Dia merasa benar-benar putus asa. Ketika pikirannya sedang berkecamuk sedih, tiba-tiba dia mendengar jeritan mengaduh. Oh, rupanya si Lilin Kecil lagi-lagi menabrak sesuatu. “Aduh! Maafkan saya Korek Api, saya tidak melihatmu karena saya sibuk memikirkan kemana lagi mencari cahaya,” kata Lilin Kecil. “Oh, kamu sedang mencari cahaya?
    Cepatlah julurkan sumbumu kesini, aku punya cahaya,” kata si Korek Api. “Waah, benarkah? Baiklah kalau begitu”, kata si Lilin Kecil penuh semangat. “Aduh Korek Api, Engkau baik hati sekali mau membantuku. Maukah engkau menjadi temanku?”

    “Aku senang menjadi temanmu, Lilin Kecil. Ttt…tapi aku akan segera mati”, kata Korek Api dengan lemas.

    “Tidak, tidak, aku tidak mau begini! Janganlah mati,” kata Lilin Kecil sambil menangis tersedu-sedu.
    “Jjj…jangan sedih Lilin Kecil. Meskipun aku sudah tiada, tetapi cahayaku senantiasa berada di tubuhmu.”

    Dan akhirnya si Korek Api itu benar-benar telah mati, namun cahaya Lilin Kecil telah menerangi rumah mungil itu sepanjang malam.

    Lilin Kecil ini menggambarkan sebuah perjuangan dan ketulusan hati demi penerangan disekelilingnya, sedangkan si Korek api menggambarkan sebuah pengorbanan sampai akhir hayatnya juga demi orang lain. Persahabatan antara Lilin Kecil dan Korek Api walaupun sekejap, namun kerukunan dan ketulusan mereka telah memberikan manfaat yang besar kepada lingkungan sekitar.
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    fay_ang Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 11, 2009
    Messages:
    841
    Trophy Points:
    101
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +387 / -0
    awalnya g kurang ngerti ceritanya tapi setelah ampe bawah, baru d, ngeh. :haha:
    nice story, kk. ternyata dari barang yang nampak sepele pun kita bs mengeruk pelajaran :top:
     
  4. Offline

    ireh Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 22, 2009
    Messages:
    2,121
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +6,310 / -0
    :haha:
    ni cerita cocok bwat dibacakan pada anak sebelum tidur
    do what you can do!:top:dgn embel2 "tulus", meskipun itu kecil, tp ttp akan memberikan manfaat pd yg lain...:ngacir:
     
  5. Offline

    defabz Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 17, 2009
    Messages:
    335
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +26 / -0
    wah keren bgt nh ilustrasinya..
    bacana bkin sedih jg bro..
    crita pengorbanan mank slalu bkin hati miris..
     
  6. Offline

    MiniMaximA Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 12, 2008
    Messages:
    1,040
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +40 / -0
    Lilin juga lama-lama mati kalo uda abis cairannya. Masalah waktu aja itu.
    Antara mati sekarang atau mati belakangan.
     
  7. Offline

    moluiwa Silent Reader Members

    Joined:
    Oct 23, 2009
    Messages:
    78
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +10 / -0
    owh.. cerita tentang pengorbanan toh... lelet juga gw nangkap ceritanya neh...
     
  8. Offline

    kitano94 Members

    Joined:
    Dec 15, 2009
    Messages:
    4
    Trophy Points:
    2
    Ratings:
    +0 / -0
    cerita nya menarik kk .....
    nice post
     
  9. Offline

    deJeer Watching You Co Administrators

    Joined:
    Sep 7, 2009
    Messages:
    15,943
    Trophy Points:
    222
    Ratings:
    +30,062 / -1
    lebih melelahkan daripada menghitung domba2 sblm tdr....
    :swt:
    tp menarik jg bro
    :hahai:
     
  10. Offline

    abdeeworld Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 10, 2009
    Messages:
    1,383
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +6,322 / -0
    ada awal ada akhir....
    kita harus tabah klo ada seseorang yang deket ma kita uda meninggalkan kita dengan sengaja ato tidak....
     
  11. Offline

    lordaeon Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 15, 2009
    Messages:
    244
    Trophy Points:
    57
    Ratings:
    +8 / -0
    ceritanya menginspirasikan sekali :sedih:

    @kiefs
    ini cerita buatan kamu sendiri? top banget dah!!
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.