1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

People Biksu Kecil, Tang Zhang

Discussion in 'Education Free Talk and Trivia' started by kiefs, Nov 25, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    kiefs Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 8, 2009
    Messages:
    1,194
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +747 / -0
    Ini adalah kisah tentang seorang biksu kecil yang sejati. Pada zaman dinasti Tang, di sebuah kuil hiduplah seorang biksu kecil. Sejak kecil ia sudah menjadi biksu di kuil itu. Setiap pagi, begitu bangun tidur biksu kecil ini harus segera mulai menimba air menyapu halaman.

    Seusai pelajaran pagi, dia masih harus pergi ke kota yang terletak di bawah bukit belakang kuil untuk membeli barang kebutuhan sehari-hari untuk kuil itu. Setelah membeli barang yang dibutuhkan, dan tanpa adanya waktu luang dia masih harus mengerjakan sejumlah pekerjaan. Kemudian ia masih membaca kitab suci hingga larut malam.

    Demikianlah kegiatannya setiap hari, setiap pagi dan senja mendengar suara gendang dan lonceng pagi di kuil hingga 10 tahun berlalu sudah. Suatu ketika, akhirnya biksu kecil mendapat sedikit waktu luang. Kemudia ia segera berbincang-bincang bersama dengan biksu kecil lainnya. Akhirnya dia mendapati bahwa semua orang ternyata hidupnya begitu santai.

    Hanya dia seorang yang selalu sibuk setiap hari. Tugas membaca dan pekerjaan dari kepala biara kepadanya selalu yang paling berat. Dia tidak habis mengerti lalu bertanya pada kepala biara. Mengapa semua orang hidupnya lebih santai daripada saya? Mengapa tidak ada orang yang menyuruh mereka membaca kitab suci atau bekerja? Sedangkan saya harus bekerja tiada henti? Kepala biara hanya menundukkan kepala komat kamit memberi tanda Buddha dan tersenyum tidak menjawab.

    Pada siang hari, biksu kecil ini pergi ke kota yang terletak di bawah bukit belakang membeli sekantong beras. Dalam perjalanan pulang sambil memanggul beras tiba di pintu belakang kuil, dan tampak di sana kepala biara sedang menunggunya. Kepala biara membawanya ke pintu depan kuil. Kemudian kepala biara duduk istirahat memejamkan mata. Biksu kecil tidak mengerti maksud kepala biara, akhirnya dia berdiri menunggu di samping.

    Biksu kecil terus menunggu dan menunggu. Mentari sudah hampir terbenam, tiba-tiba di depan jalan muncul beberapa bayangan biksu kecil. Beberapa biksu kecil ini termenung sesaat melihat kepala biara. Kepala biara membuka matanya dan bertanya pada mereka. Pagi-pagi saya meminta kalian pergi membeli garam. Jalan di depan ini begitu dekat dan rata. Kenapa kalian baru kembali sekarang? Biksu-biksu kecil ini saling berpandangan, kemudian menjawab, "Kepala biara, dalam perjalanan kami tertawa bercanda dan menikmati pemandangan, akhirnya sekarang baru sampai. Lagi pula selama 10 tahun ini memang begitu, kan!"

    Lalu kepala biara bertanya pada biksu kecil yg berdiri di samping, "kamu ke kota yg terletak di bawah bukit belakang membeli beras, jalannya berliku-liku dan jauh, harus menapaki bukit dan lembah, bahkan harus membawa beras yang berat. Kenapa waktu kamu kembali lebih awal daripada mereka?

    Biksu kecil menjawab, "setiap hari dalam perjalanan saya selalu ingin cepat pergi cepat kembali. Lagipula jalannya sangat hati-hati karena memanggul barang yang berat di atas pundak, dan lama kelamaan jalannya semakin mantap dan cepat. Selama 10 tahun ini saya sudah terbiasa, dalam hati hanya ada satu tujuan tiada lagi jalanan."

    Setelah mendengarnya kepala biara lalu berkata pada semua biksu kecil. "Jalanan sudah rata. Tetapi hati tidak terpusat pada tujuan. Hanya dengan berjalan di atas jalanan yang berliku, baru bisa menempa tekad seseorang.

    Biksu kecil inilah akhirnya menjadi "xuan zhuang fa shi" (pendeta agung dalam Budhisme/Taoisme). Oleh karena tempaan sejak kecil sehingga dalam perjalanannya ke barat yang serba sulit dan bahaya untuk mengambil kitab suci itu, membuat hatinya bisa selalu bersinar menuntut cahaya Fa (Dharma). Jadi, jalan yang berliku dan sulit, bukanlah halangan untuk mencapai tujuan. Sebuah tekad, baru merupakan kunci sukses atau gagal.
     
    Last edited: Nov 26, 2009
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    4Duh Beginner Members

    Joined:
    Apr 11, 2009
    Messages:
    241
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +34 / -0
    ni biksu tom sam chong yang di kera sakti itu bukan????
     
  4. Offline

    musou29 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 13, 2009
    Messages:
    825
    Trophy Points:
    106
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +315 / -0
    cerita 'in juga perjalanan ke barat, versi asli nya beserta bukti2 sejarah nya
     
  5. Offline

    dibu Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 8, 2009
    Messages:
    553
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +99 / -0
    ini cerita tentang biksu tom sam chong masih muda yah?

    kalo bisa sekalian ceritain pas perjalanan ke barat beserta bukti2nya pasti tar aye kasih yang ijo2 gan...
     
  6. Offline

    Karel Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 13, 2009
    Messages:
    2,518
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +1,244 / -0
    Emang udah bisa ngasik ijo2???:hahai:

    Biksu Tang San Tzang cerita aslinya cuman pergi ke barat(India),selama 3 tahun buat ngambil kitab suci,soalnya di daerah asalnya gak lengkap,makanya cari yang lengkap di pusatnya...

    Udah,setau gw gitu aja kok......
    Masalah Sun Go Kong tuh dari Novel,cerita rakyat gitu...
     
  7. Offline

    angelios Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 18, 2009
    Messages:
    309
    Trophy Points:
    72
    Ratings:
    +36 / -0
    ngak ngasih fakta kok bisa msuk bagian edukasi to......
    ditambahin dunk asal usulnya, kotanya dimana, foto, biodata gt...

    di masukin kera sakti jg boleh tuh... kn legenda terkenal gt biasanya ad bagian benarnya (meskipun dtambah2i....)
     
  8. Offline

    heavencomp Silent Reader Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 5, 2009
    Messages:
    122
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +13 / -0
    Kalo di baca sich iya juga
    seperti Biksu Tom San Chong nich
    Bukan nya kera sakti itu cuman legenda saja
    :piss:
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.