1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Benarkah Seks Pengaruhi Kepuasan Pada Pernikahan?

Discussion in 'Lifestyle' started by smkosasih, Oct 5, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    smkosasih Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 9, 2008
    Messages:
    5,335
    Trophy Points:
    162
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,178 / -0
    Seks yang sehat akan menghasilkan pernikahan yang sehat juga, itulah nasihat yang selama ini kerap diberikan pakar. Apakah benar kualitas seks mempengaruhi pernikahan? Sebuah riset memiliki jawabannya.

    [​IMG]

    Penelitian tersebut dilakukan oleh Kristina Dzara dari Southern Illinois University. Dalam penelitiannya, ia mencari tahu apakah memang seks bisa membuat sebuah pernikahan menjadi retak.

    Dalam penelitiannya tersebut, Dzara menggunakan pasangan pengantin baru sebagai responden. Ada 1.000 pasangan dari Louisiana yang disurvei sejak 1998 sampai 2004. Usia rata-rata istri yang menjadi responden adalah 28 tahun, sementara usia prianya, 30 tahun.

    Saat melakukan penelitian, Dzara menggunakan tiga cara untuk mengukur seksualitas pasangan dalam tiga sampai enam bulan pernikahan mereka. Tiga ukuran yang dipakai itu adalah frekuensi hubungan seks, kepuasan seks dan adanya kesepakatan tentang kehidupan seks. Tiga ukuran tersebut dipakai untuk memprediksi kemungkinan adanya perceraian setelah lima tahun menikah.

    Apa hasilnya? Pertanyaan pertama soal apakah frekuensi seksual mempengaruhi pasangan tetap bersama, jawabannya ternyata tidak. Rata-rata pasangan pengantin baru ini mengaku berhubungan intim beberapa kali dalam seminggu. Tapi frekuensi hubungan tersebut tidak mempengaruhi kepuasaan mereka pada pernikahan.

    Bagaimana soal kepuasaan pada hubungan seks tersebut? Dalam penelitiannya, Dzara mencari tahu jawabannya secara terpisah, baik dari pihak suami maupun istri. Untuk istri, kepuasaan mereka pada hubungan seks atau keintiman secara psikis menurunkan kemungkinan untuk bercerai. Tapi secara keseluruhan kualitas pernikahan dan kepuasaan pada keintiman itu sebenarnya memiliki efek yang sama. Dengan kata lain, untuk istri, kualitas pernikahan dan kepuasaan pada hubungan seks tidak bisa dipisahkan.

    Sementara untuk para suami, probabilitas perceraian menurun drastis saat suami sangat puas dengan kehidupan seksualnya. "Pasangan dengan suami yang kepuasaan seksualnya tinggi, dibandingkan dengan suami yang kepuasaan seksualnya sangat rendah, lebih rendah kemungkinannya mengalami keretakan dalam pernikahan sekitar 83,7%," tulis Dzara dalam laporan penelitiannya.

    Bagaimana dengan adanya kesepakatan antara suami-istri soal kehidupan seks? Faktor yang jadi alat ukur ketiga dalam penelitian Dzara ini ternyata tidak mempengaruhi kepuasaan seseorang pada pernikahan dan kemungkinan adanya perceraian.

    Jika disimpulkan, inti dari penelitian Dzara tersebut, seks berpengaruh untuk sebuah pernikahan yang sehat. Untuk para istri, kepuasaan pada kehidupan seks dan pernikahan itu sendiri, merupakan faktor yang tidak bisa terpisahkan. Tapi pada pria, hal serupa tidak berlaku. Kemungkinan seorang pria bercerai menurun kalau dia puas pada kehidupan seksnya.

    sumber:
    Code:
    http://www.wolipop.com/read/2011/10/05/083936/1736998/227/benarkah-seks-pengaruhi-kepuasaan-pada-pernikahan?w992201835
    kesimpulannya...
    :unyil:
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    lichs Silent Reader Members

    Joined:
    Apr 22, 2010
    Messages:
    44
    Trophy Points:
    21
    Ratings:
    +3 / -1
    Tergantung kesadaran aja sich
    karna pada hakekatnya org menikah bukan dengan alasan hanya mencari kepuasan seksual
    Meskipun bbrpa memang mencari kepuasan tersebut.
    Ada banyak alasan lain knpa org ingin menikah dan mengakhiri masa lajangnya
    (Sok bijak bgt y gw hahahaha)
     
  4. Offline

    crazy4fun Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    May 1, 2009
    Messages:
    6,252
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +5,813 / -0
    Mungkin alesannya karena hubungan suami istri bisa lebih intim dengan seks sehingga mereka bisa lebih bahagia dengan melakukan itu :smile4:
     
  5. Offline

    reisher Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 3, 2009
    Messages:
    488
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +74 / -0
    Ya so pastilah seks itu penting di kehidupan pernikahan. Kalau ngga, ngapain kita nikah toh?
     
  6. Offline

    acehkhan12 Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 6, 2010
    Messages:
    6,595
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +109,317 / -1
    klo yg pnh baca cm lupa dmn..emang faktor kepuasaan seks berpengaruh besar k keutuhan rumah tangga..ga tau jg penelitiannya dmn, kok bisa ngangkat hipotesis sp itu..seks penting tp bkn yg terenting dlm sebuah rmh tangga..:dandy:
     
  7. Offline

    biksutong Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 25, 2011
    Messages:
    690
    Trophy Points:
    107
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +274 / -0
    menurut gue bisa jadi sih. kalau kehidupan *** suram mempengaruhi kehidupan sehari-hari juga. jadi cepet emosi dll sehingga mempengaruhi kelangsungan pernikahan.
     
  8. Offline

    Gantz Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 9, 2009
    Messages:
    682
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +708 / -0
    Akhirnya sama aja jawabannya, bagi wanita, seks itu kewajiban dalam pernikahan. Memang cara pandan cowo dan cewe berbeda, pantas saja ada istilah women are from venus, men are from mars.
     
  9. Offline

    totonpunk Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 8, 2011
    Messages:
    1,436
    Trophy Points:
    97
    Ratings:
    +475 / -0
    Iya betul ....
    Saat sebelum nikah biasanya yang menjadi bayangan adalah tentang berhubungan seks. Bisa bebas tiap hari, kapan saja dan dimana saja. Tapi ketika pernikahan sudah berjalan beberapa tahun apalagi bila akhirnya punya anak, seks akan turun menjadi urutan kesekian dalam daftar prioritas, karena ada banyak hal yang harus dipikirkan selain seks. dan itu normal dalam setiap rumah tangga dan bukan menjadi ganjalan.
     
    • Thanks Thanks x 2
  10. Offline

    chaniago Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Oct 13, 2009
    Messages:
    4,024
    Trophy Points:
    162
    Ratings:
    +2,441 / -0
    terantung dari sifat pribadi masing2 menurut ane, ga selamanya kepuasan seks akan selalu menghancurkan pernikahan

    apakah kamu pernah liat pasangan suami istri yg awet sampe kakek nenek tp belum dikarunia krn belum punya anak? krn suaminya mengalami impoten atau istrinya mengalami kemandulan, tp mereka tetep awet tuh.

    ya walau pun sangat jarang orang kayak gini yg di temukan.


    sekali lg tergantung pribadi masing2 :hmm:
     
  11. Offline

    smkosasih Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 9, 2008
    Messages:
    5,335
    Trophy Points:
    162
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,178 / -0
    ini sepertinya jawaban orang yg sudah berumah tangga dan punya anak..:hihi:
     
  12. Offline

    totonpunk Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 8, 2011
    Messages:
    1,436
    Trophy Points:
    97
    Ratings:
    +475 / -0
    he he he... memang bener..
    pengalaman pribadi....
    Tapi banyak temen2 yang sudah menikah dan punya anak juga bilang begitu lho....
    coba aja ngadain penelitian. aku mau jadi respondennya..he he he
     
  13. Offline

    nekrophone Silent Reader Members

    Joined:
    Dec 28, 2011
    Messages:
    10
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +0 / -0
    kalo menurut saya emang berpengaruh pada keharmonisan
     
  14. Offline

    bhq76 Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 25, 2008
    Messages:
    74
    Trophy Points:
    7
    Ratings:
    +39 / -0
    ah yang benar aja......!
     
  15. Offline

    fearlez Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 15, 2012
    Messages:
    144
    Trophy Points:
    31
    Ratings:
    +1 / -0
    salah kunci keharmonisan yg prl d jaga tu
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.