1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Bahan Bakar Nusantara (BBN) dari Biota Laut Setara PertamaX

Discussion in 'Random Images' started by rh0m4ir4m4, Jun 5, 2008.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    rh0m4ir4m4 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 29, 2008
    Messages:
    1,382
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +2,011 / -0
    [​IMG]Krisis energi mendorong banyak orang berkreasi dan melakukan penelitian. Termasuk penelitian tentang Bahan Bakar Minyak (BBM) yang semakin langka dan makin mahal harganya. Inilah yang mendorong BSW Adjikoesoemo dari komunitas Indonesia Bangkit melakukan riset biota laut yang dapat menghasilkan minyak.

    "Saya riset bertahun-tahun. Saya sadar bahwa negeri ini 50% dikelilingi laut yang sangat kaya biota laut atau semacam plangton, bisa diolah menjadi minyak mentah. Dan hasilnya berupa BBM setara Pertamax. Karena kadar oktannya sudah mendekati 94. Dan harga jualnya cukup menggiurkan karena hanya Rp 1.500 per liter," buka BSW Adjikoesoemoe.

    Akhirnya, "Temuan ini diberi nama Bahan Bakar Nusantara (BBN)," jelas BSW Adjikoesoemoe saat dijumpai di Perum Griya Mahkota, Blok J, No. 16, Yogyakarta. Menurutnya, untuk memproduksi BBN ini, tidak diperlukan biaya mahal. Karena biaya produksi per liter hanya perlu biaya antara Rp 340-500.[​IMG]"Jadi, memang sangat murah sekali. Dan dipastikan rakyat Indonesia tidak mengeluh boros mengeluarkan uang untuk membeli BBM yang saat ini teramat mahal," kata pria biasa disapa Bung AK ini.

    Biota laut masih dalam bentuk aslinya diproses atau diolah dan menghasilkan beberapa bagian. Di antaranya 60% air, 10% residu atau ampas dan 30% minyak mentah. Dari hasil yang 30% minyak mentah diproses lagi dengan cara penyulingan dan menghasilkan bensin, solar dan minyak tanah. Ampas juga bisa untuk pakan ternak, pupuk dan apabila dicampur tanah akan jadi seperti aspal.

    Dan untuk perkembangbiakan biota laut, bisa dilakukan di darat dengan kelembapan tertentu. Pemanenan biota laut, bisa dilakukan setiap 10 hari sekali. Setiap satu hektar lahan dapat menghasilkan 140 ribu liter.

    "Nantinya temuan ini akan saya serahkan ke pemerintah, biar mereka yang mengelola. Disamping itu, agar rakyat di negeri ini menjadi makmur," tutup Adjikoesoemo yang masih kerabat Sri Sultan ini.
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    rh0m4ir4m4 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 29, 2008
    Messages:
    1,382
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +2,011 / -0
    AKADEMISI BERKOMENTAR

    [​IMG]Dr. Supranto yang Ketua Pasca Sarjana Teknik Kimia Universitas Gagah Mada (UGM) Yogyakarta membenarkan adanya temuan biota laut yang dapat diolah jadi minyak. Biota laut yang dikembangkan berupa tumbuhan atau sejenis rumput laut. Atau tanaman rendah yang bayak mengandung asiri dan hidro karbon.

    "Biota laut jenis ini tidak terlihat mana batang, daun ataupun bunga, karena bentuknya sama semua. Dan jenis ini memang bisa dikembangkan di darat dengan kadar kelembapan udara tertentu," jelas bapak murah senyum ini.

    Dikatakan lebih lanjut, untuk pengolahan bisa ditempuh dengan dua cara. Yaitu, dengan ekstilasi, dimana biota laut diolah dengan cara dilarutkan dalam solven atau pelarut. Pelarut bisa berupa etanol, alkohol atau benzena.

    Cara kedua lewat langkah destilasi. "Atau orang biasa menyebutnya cara penyulingan. Relatif lebih murah dari langkah yang pertama. Karena dengan sistem pemanasan, akan dipisahkan menjadi bahan bakar padat, cair dan gas," terangnya lagi.

    Bahan bakar gas yang dimaksut LPG biasa dipakai untuk keperluan masak. Sedang yang cair bisa berupa minyak tanah, solar dan bensin. Dan dari hasil penyulingan itu, akan dihasilkan pirolosis atau termal craking. Itupun masih harus dipisahkan lagi antara bensin, solar, dan minyak tanah. Dan bensin yang dihasilkan mengandung oktan antara 86-94 atau hampir setara Pertamax.

    Juga akan terasa agak wangi karena kandungan alkoholnya tinggi. "Dan tidak menutup kemungkinan bahwa temuan Adji ini merupakan loncatan yang luar biasa dan harus digandeng oleh pemerintah selaku pihak yang sangat berkompeten," tutupnya penuh harap.
     
  4. Offline

    rh0m4ir4m4 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 29, 2008
    Messages:
    1,382
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +2,011 / -0
    1. Warna bensin kuning seperti Premium pada umumnya
    2. Saat dicium, bau bensin memang rada lebih wangi. Kata Dr. Supranto karena masih mengandung alkohol.
    3. Diuji di Yamaha Mio, bahan bakar yang sebelumnya ada di tangki dan karburator tentu dikuras.
    4. Kemudian dituangkan bensin dari biota laut ini sebanyak setengah liter untuk dicoba.
    5. Motor distandar tengah, mesin dinyalakan beberapa saat. Memainkan putaran mesin dan digas sampai mentok.
    6. Motor dijalankan mulai dari Jl. Kaliurang, Km 6,5 menuju Kaliurang yang kontur jalannya semakin naik. Mulai dari jalan pelan dan stabil antara 30-40 km/jam.
    7. Dicoba kecepatan tinggi setelah memasuki wilayah Pakem Km 15, jalan mulai naik dan turun. Pada kecepatan tinggi mesin juga tidak menimbulkan gejala mbrebet. Dan begitu sampai Kaliurang, bensin habis dan tidak mengalami hambatan.
     
  5. Offline

    deVnyx Post Hunter Veteran

    Joined:
    Jun 5, 2007
    Messages:
    2,917
    Trophy Points:
    171
    Ratings:
    +1,687 / -0
    Wah.... Mau diserahkan ke pemerintah??? Uhmmm... Keknya kita" haruz mengawasi dengan baik neh kalo ini BBN dikelola pemerintah... KIta ga boleh mpe kecolongan.... >,<

    Bukannya ga percaya sama pemerintah.... Tapi emank pemerintah kita sekarang sulit dipercaya.... >,<
    ___________________:ngacir:
     
  6. Offline

    bumi Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 22, 2008
    Messages:
    962
    Trophy Points:
    142
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,712 / -0
    Hoohohohoo hohohoho ..

    deVnyx pagi pagi sarapan pemerintah...

    ehh sarapan BBN.

    Goverment :stop:
     
  7. Offline

    Superbay Post Hunter Banned User

    Joined:
    Apr 2, 2008
    Messages:
    3,582
    Trophy Points:
    0
    Ratings:
    +4,672 / -0
    Setujuh. Swasta dengan pengawasan publik lebih bisa dipercaya
     
  8. Offline

    Xperience Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 14, 2008
    Messages:
    496
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +690 / -0
    CUIH .. PEMERINTAH ma ..

    kalo dicolong BARU dah tereak2 ,,
     
  9. Offline

    budikikiw Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 10, 2009
    Messages:
    1,005
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +2,168 / -0
    koq gak ada gambarnya ya??? apa memang gak ada???:onion-39: kabur ah..:onion-76::onion-76::onion-76:
     
  10. Offline

    HoushiNoHikari Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 26, 2009
    Messages:
    3,406
    Trophy Points:
    162
    Ratings:
    +4,950 / -0
    terbukti udah beberapa proyek yg seperti ini di tangani pemerintah dan gagal :swt:
     
  11. Offline

    nicolassuryawan Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 15, 2008
    Messages:
    0
    Trophy Points:
    181
    Ratings:
    +13,305 / -0
    nice info gan btw g juga setuju tuh tp kalo bs bahan bakan dari matahari aja kali ya lebih murah dan gampang dapatnya
     
  12. Offline

    denylabrie Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 12, 2008
    Messages:
    314
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +336 / -0
    Info ini kalo ga salah pernah ditampilin di tv gan
    contoh pengembangbiakannya kalo ane liat cuman di kolam2 gitu aja, coz plankton2 tersebut mudah sekali berkembang biak di sana
    mudah2an eksplorasi besar2annya segera terealisasi
     
  13. Offline

    michenk Silent Reader Members

    Joined:
    Apr 1, 2009
    Messages:
    57
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +6 / -0
    nice info gan
    setuju bgt dah

    peace on erarth or earth in peaces
     
  14. Offline

    parisyah Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 1, 2009
    Messages:
    374
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +73 / -0
    Hal2 yg menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.... di UU ada pernyataan itu lho. swasta lebih ngemplang ketimbang pemerintah. wajah koruptor dari indonesia gimana.. no offense no rasis but reality.
     
  15. Offline

    Neku2122 Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 23, 2009
    Messages:
    43
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +13 / -0
    gak ada gambarnya, ini kk???
     
  16. Offline

    iskakfatoni Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 17, 2009
    Messages:
    280
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +3,533 / -0
    Pokoke jangan ditangani pemerintah, gak profesional, banyak korupsi, gak kreatif dan orangnya bodo bodo semua. Mending serahin ke swasta yang profesional dan transparan
     
  17. Offline

    Lyco Senpai Staff on Hiatus

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,672
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,697 / -0
    belum tentu juga kalau diserahin ke pemerintah bakal menjamin kesejahteraan rakyat jadi prioritas
     
  18. Offline

    rdpdpdpdp Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 20, 2009
    Messages:
    2,681
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +18,082 / -0
    temuannya masih belum ada kelanjutannya ya :???:
     
  19. Offline

    crite Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 21, 2010
    Messages:
    511
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +10,913 / -0
    ^ Iya nih sampe sekarang belum jelas kelanjutannya ya ? padahal bisa bener-bener jadi terobosan besar tuh .....
     
  20. Offline

    Animers Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 28, 2009
    Messages:
    4,533
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +8,846 / -0
    perasaan sampe sekarang gak ada pengolahannya, Indonesia ini memang kaya SDA tapi miskin SDM :sigh:
     
    • Like Like x 1
  21. Offline

    hidayato Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 7, 2009
    Messages:
    2,047
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +14,644 / -0
    seharusnya jangan diserahkan ke pemerintah,
    lebih baik dikelola sendiri. soalnya klo udah ditangan pemerintah proyek ini ga bakal dijalankan karena bisa merugikan produksi pertamax dan sejenisnya!!
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.