1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Halo IDWS Mania, forum Indowebster ada Super Moderator baru lho di lihat di sini
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Area Freeport Hanya Boleh Dilalui Pendaki Asing

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by kzha, Oct 26, 2009.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    kzha Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 10, 2009
    Messages:
    1,865
    Trophy Points:
    227
    Ratings:
    +7,159 / -0
    JAYAPURA, KOMPAS.com - Niat puluhan wartawan untuk mendaki puncak tertinggi di Indonesia, Cartensz, gagal karena manajemen PT Freeport Indonesia tidak mengizinkan mereka melintasi area tambangnya menuju Cartensz.

    Diperoleh keterangan, Senin (26/10), perlakuan itu berbeda bagi para pendaki asing dari sejumlah negara Eropa. Tidak jelas apa yang menjadi alasan Freeport yang hanya membolehkan pendaki asing melewati arealnya, sementara wartawan Indonesia justru dilarang.

    Akibatnya, puluhah wartawan media nasional kembali ke Jayapura pada Minggu (25/10).
    Juru bicara PT Freeport, Mindo Pangaribuan ketika dimintai konfirmasi via telepon selulernya mengatakan, pihaknya tidak bertanggung jawab atas gagalnya keberangkatan puluhan wartawan mendaki puncak Cartensz.

    "Jangan salahkan kami kalau wartawan tidak ikut pendakian. Silahkan komplain ke pemerintah daerah Papua. Sebab, merekalah yang menjanjikan dan memfasiltasi," kata Mindo.

    Dia mengatakan, soal tak diizinkannya wartawan nasional melintasi area tambang Freeport, kata Mindo, juga bukan tanggung jawab pihaknya. "Tanya fasilitator kalian, kenapa sampai tidak bisa diberangkatkan," ujar Mindo.

    Staf Ahli Gubernur Provinsi Papua, Ronald Tapilatu yang juga ikut berangkat dengan rombongan para pendaki asing, belum bersedia memberikan pernyataan.

    Jauh hari sebelum rencana ekspedisi itu dilaksanakan, Ronald kepada wartawan mengatakan, pihak Freeport melalui Presiden Direkturnya, Armando, sudah memberikan izin kepada para pendaki untuk melewati areal Freeport.

    Tak hanya izin, kata dia, Freeport juga akan memfasilitasi para pendaki hingga tiba di Puncak Cartensz.

    Keputusan pihak Freeport disesali para wartawan. Wartawan Radar Timika (1/8), Jawa Pos (3/8), Mustofa mengatakan, dari awal dia pesimis manajemen Freeport yang selama ini terkenal tertutup, akan mengizinkan wartawan melewati areanya.

    Lasaruz Gon dari majalah Foja mengungkapkan, dirinya sangat kecewa dengan sikap panitia yang tidak bertanggung jawab dengan kondisi yang terjadi saat ini.

    "Karena dijanjikan sudah beres dengan Freeport dan bersedia menfasilitasi, makanya kami bersedia ikut, tapi kenyataannya nol besar," ujarnya.

    Hal senada dirasakan Jorsul Sotuan dari tvOne. "Kami ini sudah empat hari di Timika tanpa ada kejelasan, dan panitia hanya omong kosong belaka dengan pernyataan sebelumnya," katanya.

    Pendakian Cartensz difasilitasi Papua Promotion House di Eropa milik Pemerintah Provinsi Papua. Pendakian dilakukan dalam rangka clean up and survey base camp Carstenz Piramid.
    Kegiatan diikuti wartawan Indonesia dan pendaki yang berasal dari sejumlah negara, yakni Austria, Switzerland, dan Jerman.

    ========================
    Sumber : Kompas.com
    ========================

    * alamak,. Makin arogant aja dia :cerutu:
     
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.




    Promotional Content
  3. Offline

    zutara Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 3, 2008
    Messages:
    9,284
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +46,233 / -0
    menanti janji palsu.....:hahai:
     
  4. Offline

    ~airiRin~ Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 7, 2008
    Messages:
    9,633
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +3,702 / -0
    Ini terkait kasus penembakan itu apa ga? :???:
    Sampai jadi paranoid.
     
  5. Offline

    ireh Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 22, 2009
    Messages:
    2,121
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +6,310 / -0
    narsis bgt sih freeport, cuman orang2 asing aja yg boleh lewat:oii:
    emangnya mereka tinggal di negara mana coba:lempar:
    kenapa juga sih kontrak dgn freeport diperpanjang pemerintah:voodoo:
     
  6. Offline

    ronin_cip Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 7, 2009
    Messages:
    447
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +403 / -0
    wah kalo ini sih udah rasis, emang yang punya tanah di negara ini orang asing apa?
    wahai saudara setanah air marilah kita jaga bumi pertiwi ini
    MERDEKA...MERDEKA
     
  7. Offline

    kucinglistrik Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    May 1, 2009
    Messages:
    5,226
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +38,534 / -0
    enak aja.... :onfire:
    emang tanah di freeport itu punya sapa? :???: :blink:
    wartawan indonesia kok ga boleh naek.... :hulk:
     
  8. Offline

    ~airiRin~ Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 7, 2008
    Messages:
    9,633
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +3,702 / -0
    Namanya aja perusahaan AS.
    Pemerintah sekarang bukannya emang sangat baik dgn AS.

    :ngacir:
     
  9. Offline

    simomone Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 27, 2009
    Messages:
    3,591
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +37,182 / -0
    memprihatinkan
    teraniyaya di negara sendiri
    hak-hak kita dibatasi oleh kepentingan orang asing

    jangan-jangan tanah di freeport udah dijual sama pihak asing
    wah ini sama saja dengan penjajahan dengan modus baru..
     
  10. Offline

    eXcImEr Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    May 18, 2009
    Messages:
    5,264
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +35,893 / -1
    sialan tuh freeport, mau meliput aja gak boleh :onfire:
    diberondong OPM baru tau rasa :voodoo:
     
  11. Offline

    darknetwork Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 11, 2009
    Messages:
    1,763
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +8,405 / -0
    lum kapok kali ya humasnya, kalo belum kena panah papua
     
  12. Offline

    MMcchh Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 6, 2009
    Messages:
    226
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +17 / -0
    sampah tu freeport emang dikira tanah punya dia kali ya:panda:
     
  13. Offline

    CarbuncLe Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 25, 2009
    Messages:
    1,040
    Trophy Points:
    111
    Ratings:
    +251 / -0
    kasian sekali kok rasanya ribet banget birokrasinya.. abis itu nyalahin pihak pemerintah papua. hehe. sayang sekali belum tau komentnya gimana? atau jangan2 terjadi mis komunikasi yah antara pemerintah papua dengan pihak freeport? harusnya sih jangan dikentangin kaya gitu juga sih.. kasian sudah nunggu lama2 udah gitu gak diijinin masuk lagi.. cape deh.. :swt:
     
  14. Offline

    bakakurosu Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 15, 2008
    Messages:
    1,859
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +11,460 / -0
    dasr tuh..
    udah tau nyedot hasil negara orang....
    masi haja sombong dan seenaknya saja...
    F"Ck GLOBAL CApitalism!
     
  15. Offline

    blueplanetto Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 10, 2009
    Messages:
    2,907
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +7,817 / -0
    kayaknya sih biar para wartawan gak liat kondsi freeport, ngapain juga mau dibodohin ma asing :swt:, pake acara "Tanya fasilitator kalian, kenapa sampai tidak bisa diberangkatkan"hanya anak Tk klo percaya____:ngacir:
     
  16. Offline

    anggayasha Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 21, 2008
    Messages:
    1,036
    Trophy Points:
    147
    Ratings:
    +938 / -0
    RASIS nih!!!! :(
    Sudah saatnya mereka diusir dari bumi Nusantara. :mad:
     
  17. Offline

    dejivrur Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 31, 2009
    Messages:
    3,896
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,103 / -2
    sombong abis ini freeport, tanah kek punya bapaknya aja... ngegaruk logam di tanah orang aja belagu...
     
  18. Offline

    mikahoy045 Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 16, 2009
    Messages:
    319
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +765 / -0
    Bener, masa tuan rumah sendiri gak boleh ngecek halaman rumahnya sendiri...:hulk::hulk:
     
  19. Offline

    Crozein Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 12, 2009
    Messages:
    275
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +118 / -0
    freeport merusak indoensia tuh kasian orang papua
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.