1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Alat Penghemat Listrik, Benarkah Menghemat?

Discussion in 'Tengah Komunitas' started by hexxer, Jul 23, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    hexxer Silent Reader Members

    Joined:
    May 6, 2009
    Messages:
    59
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +13 / -0
    Sebelumnya minta maap klo salah tempat. Karena ane cuma mau kejelasan dari sisi teknologi dan fakta dilapangan terutama agan2 yang udah pake ato pernah pake, bukan sekedar promo dari yang jualan.

    Ni kutipan artikel dari PLN Jateng:

    Bila berjalan-jalan ke toko elektronik, seringkali kita ditawari alat penghemat listrik. Mulai yang berharga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Namun benarkah alat itu mampu menghemat listrik?

    Umumnya, penjual memberi iming-iming bila alatnya bisa menghemat listrik 10 hingga 40 persen. Bahkan juga diberi jaminan barang akan diganti baru bila tidak terjadi perubahan tagihan listrik dalam 1 tahun. Tak ayal, ini menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat terus berusaha menekan pengeluaran.

    Di Indonesia, alat ini mulai dipasarkan sejak 2003. Berbagai merek didatangkan dari luar negeri, baik dari Jerman, Italia maupun negara Eropa lainnya. Meski ada juga buatan lokal yang mengadopsi teknologi luar.

    Biasanya, alat hemat energi buatan luar negeri dipatok lebih mahal dibanding buatan lokal. Alat hemat listrik buatan Jerman misalnya dipasarkan dengan harga antara Rp 1,25 juta sampai Rp 1,5 juta, bergantung kapasitas daya yang digunakan. Sedang alat hemat energi buatan lokal berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu.

    Kompensator Daya
    Sebetulnya, cara kerja alat itu terbilang sederhana. Menurut teori, untuk mengurangi pemakaian energi listrik diperlukan sebuah kompensator daya. Kompensator ini bekerja sebagai pengatur tegangan yang akan mengurangi catu tegangan ke beban, yang berarti mengurangi catu daya ke beban. Nah, dengan mengurangi catu daya secara otomatis energi yang terpakai pun akan berkurang dibanding keadaan normal.

    Ada dua jenis kompensator daya yang banyak beredar di pasaran, yakni kompensator yang dipasang secara paralel dengan beban dan kompensator yang dipasang seri dengan beban. Dari dua jenis kompensator daya ini, yang banyak beredar di pasaran adalah kompensator daya yang dipasang paralel. Jika dirata-rata, perbandingan antara jumlah kompensator daya yang dipasang paralel dengan seri kira-kira 9:1.

    Kompensator yang dipasang secara paralel terhadap beban sebenarnya merupakan kompensator daya aktif reaktif. Asas kerja kompensator ini memanfaatkan jenis arus yang dialirkan PLN ke pelanggan, yakni arus bolak-balik yang memiliki dua komponen daya: aktif dan reaktif. Daya aktif adalah daya sebenarnya yang dibutuhkan beban. Sebaliknya, daya reaktif adalah daya yang dapat terjadi karena induktansi maupun kapasitansi. Induktansi disebabkan komponen yang berbentuk kumparan seperti motor listrik maupun transfomator step down pada adaptor. Sedangkan kapasitansi diakibatkan oleh komponen kapasitor. Resultan atau jumlah dari keduanya kemudian membentuk daya nyata.

    Dalam kenyataannya, daya yang dipasok oleh PLN adalah daya nyata. Oleh sebab itu untuk meminimalisasi daya yang dipasok oleh PLN maka sebisa mungkin daya reaktif diminimalisasi. Jika beban bersifat induktif maka diberi kapasitor dan jika beban bersifat kapasitif maka beban diberi induktor. Karena umumnya peralatan yang digunakan dalam lingkungan perumahan bersifat induktif, maka kompensator daya untuk mengeliminasi daya reaktif tak lain berupa kapasitor. Biasanya, alat ini dipasang secara paralel pada jaringan listrik, tepatnya setelah kotak MCB (Mini Circuit Breaker) atau sekering yang telah terpasang sebelumnya.

    Sementara itu, kompensator daya yang dipasang seri dengan pemanfaat listrik merupakan sebuah alat penurun kinerja beban dengan cara menurunkan catu daya melalui penurunan tegangan catu. Hasil keluaran dari pemasangan alat kompensator daya jenis seri ini adalah diperoleh penurunan pemakaian daya nyata (watt), tetapi tegangan catu ke pemanfaat listrik juga dibuat turun. Sepintas terlihat sebagai penghematan pemakaian energi listrik, tetapi sesungguhnya kinerja pemanfaat listrik menurun dan dapat berakibat mengurangi umur pemanfaatan listrik.

    Untung Rugi Peralatan
    Berdasar penelitian alat penghemat energi yang dilakukan Pranyoto, dari bagian Litbang PLN, penggunaan alat penghemat energi, baik berupa kompensator yang dipasang seri atau paralel ternyata tidak memberi kontribusi seperti yang dijanjikan produsen. Alih-alih menurunkan penggunaan daya, yang terjadi pada penggunaan alat semacam itu adalah mengurangi efisiensi peralatan dan umur pemanfaatan listrik. Ini disebabkan meski diperoleh penurunan pemanfaatan daya nyata antara 15 persen hingga 20 persen, tetapi pemanfaatan listrik juga dibuat menurun hingga 20 persen. Misal, AC dan kulkas menjadi kurang dingin dan lampu menjadi redup.

    Selain itu, pada kondisi tertentu yang mempertimbangkan adanya hambatan dalam kabel, penghematan yang terjadi dalam rumah sangat kecil. Penghematan hanya akan didapat ketika terjadi kondisi ekstrim dimana daya nyata dua kali lipat daya aktifnya. Namun jika dalam kondisi ideal alat ini justru akan menambah tagihan listrik meskipun besarnya tidak seberapa.

    Namun demikian alat ini juga berguna mengoptimalisasi daya listrik agar daya yang digunakan dapat digunakan sesuai daya yang diperbolehkan oleh PLN. Misal, pada perumahan, kWh meter akan menghitung daya aktif, tetapi MCB bekerja berdasarkan arus yang mengalir pada resultan daya nyata. Dengan menggunakan alat ini, maka resiko adanya pemutusan arus (ngejepret) oleh MCB dapat berkurang, dengan catatan bahwa rumah tersebut banyak menggunakan peralatan yang bersifat induktif. Jadi jika sebuah rumah berdaya 900 watt, terkadang dengan peralatan yang berdaya 600 watt atau 700 watt ternyata listriknya ngejepret. Nah, dengan pemasangan alat penghemat energi maka penggunaan daya akan dapat dioptimalkan mendekati 900 watt.

    Jurus Menggaet Konsumen
    Seringkali seorang calon pembeli tertarik iming-iming penurunan tagihan listrik yang diungkapkan penjual. Biasanya konsumen akan diberi demonstrasi yang meyakinkan. Ada tiga modus yang sering digunakan.

    Pertama, dengan menggunakan amperemeter. Ketika kompensator dipasang, amperemeter akan menunjukkan angka lebih rendah dibanding kondisi normal. Konsumen yang biasanya awam dengan masalah kelistrikan seringkali terkecoh. Tentu saja keadaan sebenarnya tidak demikian. Amperemeter mengukur arus pada komponen daya nyata dan bukan pada komponen daya aktif. Walaupun besaran yang ditunjukkan amperemeter akan berubah tergantung apakah alat penghemat dipasang atau tidak, besaran arus pada komponen daya aktif sebenarnya tidak akan berubah.

    Kedua, dengan menggunakan wattmeter. ’Jurus’ ini memang lebih cerdik dari yang pertama, karena PLN memang mengukur berdasarkan Watt. Tetapi yang tidak disadari konsumen adalah ada hambatan berukuran besar atau gulungan kabel yang sangat panjang di belakang alat demonstrasi ini yang menghubungkan beban dengan sumber listrik, terkadang bahkan sampai 100 meter. Jelas, ini sangat kontras dengan keadaan instalasi di rumah yang rata-rata hanya mencapai 10 meter.

    Ketiga, masih menggunakan wattmeter, tetapi tanpa memperlihatkan besaran tegangan. Alat ini dengan meyakinkan dapat memperlihatkan bahwa penggunaan daya akan dihemat. Tetapi konsumen tidak menyadari bahwa sebenarnya tegangan listrik sudah jauh di bawah 220V, diturunkan dari keadaan normal.

    Sebenarnya ada cara mudah menekan tagihan rekening listrik yang tidak memerlukan peralatan tambahan semacam ”alat hemat listrik”. Salah satunya mengkonsumsi listrik seperlunya atau mematikan peralatan saat tidak digunakan. Misal ketika keluar kamar, lampu dimatikan. Jangan lupa pakai lampu hemat energi. Meski agak sedikit mahal tapi konsumsi dayanya jauh lebih kecil dibanding lampu biasa dan umur penggunaannya lebih lama.

    So, mudah kan? Tanpa perlu membeli alat hemat listrik yang berharga jutaan, Anda juga dapat menghemat listrik dengan mudah dan nyaman.

    Terus ada lagi di sebelah
    Ada referensi juga dari :
    1. Pranyoto. Energy Saver. Alat Penghemat Listrik Untuk Rumah Tangga. Tinjauan Terhadap Kemampuan Menghemat. Majalah Energi & Listrik
    2. Ir. Deni Almanda. Peranan Kapasitor dalam Penggunaan Energi Listrik. Elektro Indonesia.
    3. Diskusi Alat penghemat listrik yg dijual di pameran FT pada forum Teknik Elektro UGM.
     
    • Like Like x 1
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    forrow07 Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 22, 2009
    Messages:
    2,012
    Trophy Points:
    176
    Ratings:
    +2,642 / -0
    wah ane juga sering tu ditawari alat penghemat listrik
    cuma kalo ditanya kepastian bisa tidaknya
    orangnya tidak bisa menjelaskan secara terperinci kemampuan alatnya
    jadi hanya semacam "sales" doang

    jadi jarang ane terbujuk rayuannya
    karena banyak penipuan dibalik kedok alat penghemat listrik :awas:
     
  4. Offline

    nedco87 Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 23, 2008
    Messages:
    7,969
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +5,679 / -0
    ndak prnh pake sekalipun yg ada dpasaran
    soale sering denger alat listrik rumah tangga salah2 malah jdi gk awet....


    jdi biar hemat listrik cmn matiin lampu setiap malam ato pake timer pas nonton tv
     
  5. Offline

    simomone Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 27, 2009
    Messages:
    3,591
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +37,184 / -0
    sering ditawari alat-alat penghemat listrik, tapi gw belum percaya kalo alatnya bener2 bisa menghemat listrik,
    jadinya gak pernah beli alat ginian..

    yang paling ampuh buat menghemat listrik ya jurus "17-22" :lol:
     
  6. Offline

    inumaru Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    May 15, 2009
    Messages:
    1,799
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +9,004 / -0
    Ko kayanya sama kaya promo kartu perdana sih..
    dengan membayar lebih bisa telpon/ sms gratis..
    sama aja boong...
    :yareyare:
     
  7. Offline

    reazon Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 20, 2009
    Messages:
    1,564
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +20,014 / -0
    mana ada alat menghemat listrik.....:yareyare:
    kalo mau hemat,, ga usah pake alat2 kayak gitu.....
    gunain perangkat listrk seperlunya aja.....
    kalo siang,, lampu d matiin.....:hehe:
     
  8. Offline

    Ketok Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 30, 2009
    Messages:
    933
    Trophy Points:
    192
    Ratings:
    +17,643 / -0
    Itu uda tau ngebohong, kenapa ga ditangkep buat penipuan si :voodoo:
    lagian PLN uda ada sistem prabayar buat listrik kan, denger-denger jatuhnya tagihan jadi lebih murah (tergantung yang pake-nya juga sih) :nongol:
     
  9. Offline

    Ya_Zha Beginner Members

    Joined:
    Nov 11, 2009
    Messages:
    306
    Trophy Points:
    152
    Ratings:
    +29,757 / -0
    iya Bro...
    nti yg ada malah listrik kita kenapa2,, bisa2 rumah melayang... :aaaa:
     
  10. Offline

    hexxer Silent Reader Members

    Joined:
    May 6, 2009
    Messages:
    59
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +13 / -0
    Ada yang udah pernah punya pengalaman ama alat beginian gak?? share dunk... biar kita sama2 tau
     
  11. Offline

    bejatz Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 8, 2010
    Messages:
    2,125
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +15,203 / -0
    saya juga perna beli alat seperti diatas tp dalam jangka 3 bln alat tersebut saya lepas karena tdak ada hasilya, untung uang kebali :yahoo: soalnya beli di paman sendiri :hehe:
     
  12. Offline

    Lunar87 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Dec 1, 2009
    Messages:
    603
    Trophy Points:
    141
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,918 / -1
    wah ternyata tidak bekerja alat nya ..

    mungkin kita yg harus menghemat listrik ..
     
  13. Offline

    dark_chris Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 22, 2008
    Messages:
    2,109
    Trophy Points:
    177
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +4,076 / -0
    wah.. untung aja ane tidak tertarik buat menggunakan nya..
    padahal di tawarin terus kalo kepamaren" gt..

    ^^

    ternyata trik ny bgt..
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  14. Offline

    Rycerz Beginner Members

    Joined:
    Jun 25, 2009
    Messages:
    423
    Trophy Points:
    72
    Ratings:
    +950 / -0
    :niceinfo:
    ternyata cara kerjanya begitu....belum pernah ditawarin barang gituan......:lalala:

    cara hemat listrik yang paling baik yah kurangin pemakaian listrik :haha:
     
  15. Offline

    kanga6us Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 21, 2009
    Messages:
    2,207
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +328,391 / -0
    lebih hemat lagi
     
  16. Offline

    kanga6us Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 21, 2009
    Messages:
    2,207
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +328,391 / -0
    lebih hemat lagi
     
  17. Offline

    bohemahmud Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 29, 2010
    Messages:
    803
    Trophy Points:
    66
    Ratings:
    +94 / -0
    wah ane pernah jadi sales ky gtuan bro
    n ane kira ga ada efeknya, kalopun ada itu cm kecil:hehe:
     
  18. Offline

    hexxer Silent Reader Members

    Joined:
    May 6, 2009
    Messages:
    59
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +13 / -0
    hehehe, ternyata infonya valid ya meski itu dari PLN
    ya itung2 turut mencerdaskan bangsa deh, jangan ketipu melulu
    semoga ilmunya bermanfaat
    wah.. ini tesimoni langsung dari penjualnya loh.. terus gimana nasib usahanya bro??
     
  19. Offline

    Rick_hardner Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 10, 2009
    Messages:
    1,867
    Trophy Points:
    132
    Ratings:
    +1,803 / -0
    Wah sama kayak ane nih.....
    gak pernah tertarik make yang beginian....
     
  20. Offline

    aze Post Hunter Veteran

    Joined:
    May 18, 2010
    Messages:
    2,686
    Trophy Points:
    171
    Ratings:
    +3,166 / -0
    Brpaan gan:minta:
     
  21. Offline

    hexxer Silent Reader Members

    Joined:
    May 6, 2009
    Messages:
    59
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +13 / -0
    Apanya yg berapaan gan??? ane gak jualan malah ngasih info trik penjual alat beginian
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.