1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Eh, eh.. IDWS punya kebijakan baru dan Moderator in Trainee baru loh!. Intip di sini kuy!
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

Inspiration Air mendidih

Discussion in 'Motivasi & Inspirasi' started by Nawainruk, May 23, 2010.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    Nawainruk Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jun 3, 2007
    Messages:
    1,042
    Trophy Points:
    212
    Ratings:
    +98,166 / -0
    Seorang anak mengeluh pada ayahnya mengenai kehidupannya dan menanyakan mengapa hidup ini terasa begitu berat baginya. Ia tidak tahu bagaimana menghadapinya dan hampir menyerah. Ia sudah lelah untuk berjuang. Sepertinya setiap kali satu masalah selesai, timbul masalah baru.

    Ayahnya, seorang koki, membawanya ke dapur. Ia mengisi 3 panci dengan air dan menaruhnya di atas api. Setelah air di panci-panci tersebut mendidih. Ia menaruh wortel di dalam panci pertama, telur di panci kedua dan ia menaruh kopi bubuk di panci terakhir. Ia membiarkannya mendidih tanpa berkata-kata.

    Si anak membungkam dan menunggu dengan tidak sabar, memikirkan apa yang sedang dikerjakan sang ayah. Setelah 20 menit, sang ayah mematikan api. Ia menyisihkan wortel dan menaruhnya di mangkuk, mengangkat telur dan meletakkannya di mangkuk yang lain, dan menuangkan kopi di mangkuk lainnya.

    Lalu ia bertanya kepada anaknya, "Apa yang kau lihat, nak?"
    "Wortel, telur, dan kopi" jawab si anak.
    Ayahnya mengajaknya mendekat dan memintanya merasakan wortel itu. Ia melakukannya dan merasakan bahwa wortel itu terasa lunak. Ayahnya lalu memintanya mengambil telur dan memecahkannya. Setelah membuang kulitnya, ia mendapati sebuah telur rebus yang mengeras. Terakhir, ayahnya memintanya untuk mencicipi kopi. Ia tersenyum ketika mencicipi kopi dengan aromanya yang khas.
    Setelah itu, si anak bertanya, "Apa arti semua ini, Ayah?"
    Ayahnya menerangkan bahwa ketiganya telah menghadapi kesulitan yang sama, perebusan, tetapi masing-masing menunjukkan reaksi yang berbeda. Wortel sebelum direbus kuat, keras dan sukar dipatahkan. Tetapi setelah direbus, wortel menjadi lembut dan lunak. Telur sebelumnya mudah pecah. Cangkang tipisnya melindungi isinya yang berupa cairan. Tetapi setelah direbus, isinya menjadi keras. Bubuk kopi mengalami perubahan yang unik. Setelah berada di dalam rebusan air, bubuk kopi merubah air tersebut.
    "Kamu termasuk yang mana?," tanya ayahnya. "Ketika kesulitan mendatangimu, bagaimana kau menghadapinya? Apakah kamu wortel, telur atau kopi?"

    Bagaimana dengan kamu?

    Apakah kamu adalah wortel yang kelihatannya keras, tapi dengan adanya penderitaan dan kesulitan, kamu menyerah, menjadi lunak dan kehilangan kekuatanmu.
    Apakah kamu adalah telur, yang awalnya memiliki hati lembut? Dengan jiwa yang dinamis, namun setelah adanya kematian, patah hati, perceraian atau pemecatan menjadi keras dan kaku. Dari luar kelihatan sama, tetapi apakah kamu menjadi pahit dan keras dengan jiwa dan hati yang kaku?
    Ataukah kamu adalah bubuk kopi? Bubuk kopi merubah air panas, sesuatu yang menimbulkan kesakitan, untuk mencapai rasanya yang maksimal pada suhu 100 derajat Celcius. Ketika air mencapai suhu terpanas, kopi terasa semakin nikmat.
    Jika kamu seperti bubuk kopi, ketika keadaan menjadi semakin buruk, kamu akan menjadi semakin baik dan membuat keadaan di sekitarmu juga membaik.

    ---

    [Naskah Asli]
    A daughter complained to her father about her life and how things were so hard for her. She did not know how she was going to make it and wanted to give up. She was tired of fighting and struggling. It seemed as one problem was solved, a new one arose.

    Her father, a chef, took her to the kitchen. He filled three pots with water and placed each on a high fire.
    Soon the pots came to a boil. In one he placed carrots, in the second he placed eggs, and the last he placed
    ground coffee beans. He let them sit and boil, without saying a word.

    The daughter sucked her teeth and impatiently waited, wondering what he was doing. In about twenty minutes he turned off the burners. He fished the carrots out and placed them in a bowl. He pulled the eggs out and placed them a bowl. Then he ladled the coffee out and placed it in a bowl.

    Turning to her he asked. "Darling, what do you see."

    "Carrots, eggs, and coffee," she replied.

    He brought her closer and asked her to feel the carrots. She did and noted that they were soft. He then asked her to take an egg and break it. After pulling off the shell, she observed the hard-boiled egg. Finally, he
    asked her to sip the coffee. She smiled as she tasted its rich aroma.

    She humbly asked. "What does it mean Father?"

    He explained that each of them had faced the same adversity, boiling water, but each reacted differently.
    The carrot went in strong, hard, and unrelenting. But after being subjected to the boiling water, it softened
    and became weak. The egg had been fragile. Its thin outer shell had protected its liquid interior. But
    after sitting through the boiling water, its inside became hardened. The ground coffee beans were unique
    however. After they were in the boiling water, they had changed the water.

    "Which are you," he asked his daughter. "When adversity knocks on your door, how do you respond? Are you a carrot, an egg, or a coffee bean?"

    How about you?

    Are you the carrot that seems hard, but with pain and adversity do you wilt and become soft and lose your
    strength?

    Are you the egg, which starts off with a malleable heart? Were you a fluid spirit, but after a death, a breakup, a divorce, or a layoff have you become hardened and stiff. Your shell looks the same, but are you bitter and tough with a stiff spirit and heart?

    Or are you like the coffee bean? The bean changes the hot water, the thing that is bringing the pain, to its
    peak flavor reaches 212 degrees Fahrenheit. When the water gets the hottest, it just tastes better.

    If you are like the bean, when things are at their worst, you get better and make things better around
    you.

    ---
     
    • Like Like x 4
    • Thanks Thanks x 3
  2. Ramasinta Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.







    Promotional Content
  3. Offline

    ajijayanti Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 20, 2010
    Messages:
    494
    Trophy Points:
    156
    Ratings:
    +3,451 / -0
    serius ya TSnya.. gw lagi ujian dan lagi males belajar... setelah baca ini gw jaddi pengan belajar.. thanks! :piss:
     
  4. Offline

    Modjoh Senpai Regional Leader

    Joined:
    May 20, 2009
    Messages:
    8,248
    Trophy Points:
    227
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +5,704 / -1
    Sepertinya aku ini telur deh.....

    :sigh: :rokok:

    untung masih half boiled....
    (belum hard boiled)
     
  5. Offline

    yumura Beginner Members

    Joined:
    Nov 10, 2008
    Messages:
    205
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +55 / -0
    gw telur.. udah pasti telur... tapi gw hanya sensitif dan kaku dalam hal2 yang benar2 ngena di hati..
     
  6. Offline

    joefrizz Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 15, 2009
    Messages:
    4,482
    Trophy Points:
    211
    Ratings:
    +79,329 / -1
    intinya bagaimana kita bereaksi thd keadaan ato kondisi kita,,
    semua orang pasti pengen jadi kaya kopi termasuk gw, tapi sayangnya reaksi orang beda2 tergantung sifat dan cara berpikir masing2, yg jelas emang susah bersikap positif dlm kondisi negatif, mungkin butuh proses sebelum kita bisa jadi analogi kopi ky gambaran diatas..
     
  7. Offline

    silverkhingz Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    May 1, 2010
    Messages:
    2,770
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +26,733 / -0
    nice...

    gw antara wortel dan telur, 50 50 mungkin

    yg pasti gw ga mungkin kopi yg "mengubah sekitar"
     
  8. Offline

    Armageddon Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 19, 2009
    Messages:
    976
    Trophy Points:
    126
    Ratings:
    +412 / -0
    Gw jujur aja kyk wortel. sering give up klo ad yg susah aja. parah kn gw.
     
    • Like Like x 1
    • Thanks Thanks x 1
  9. Offline

    oranggila Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jan 7, 2009
    Messages:
    839
    Trophy Points:
    91
    Ratings:
    +464 / -0
    ciamik ni ceritanya tinggal kita yg menentukan mau jadi seperti apa :rokok:
     
  10. Offline

    NugrohoP Beginner Members

    Joined:
    Mar 27, 2010
    Messages:
    388
    Trophy Points:
    52
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,637 / -0
    wew, w termasuk telor....

    btw, udah pernah denger tuh, tp bukan di :idws: , :piss:
     
  11. Offline

    Zervo Oniisan Co Administrators

    Joined:
    Dec 8, 2008
    Messages:
    10,188
    Trophy Points:
    237
    Ratings:
    +148,054 / -2
    wah nostalgia sekali sama cerita ini.
    :top:

    kayanya dulu sempet nemu yg ada animasi gambarnya juga. mana ya~

    haha...
    jangan bilang ga mungkin dong.
    tapi mungkin belum saja..

    Dan gw rasa, u menyadari bahwa u belum menjadi seperti si kopi merupakan start awal yang bagus.
    orang yang mengira dirinya sudah mencapai sesuatu, padahal belum. jarak dia lebih jauh ketimbang orang yang mengetahui persis bahwa dirinya belum mencapai sesuatu tersebut dan dia berusaha kesana :D
     
  12. Offline

    ongky888 Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Mar 20, 2009
    Messages:
    460
    Trophy Points:
    87
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +127 / -0
    gw telur yg situasi smakin menegangkan baru jago, otak br kerja 100%
    tp suatu saat gw pengin jd kopi yg dpt mengubah lingkungan, memotivasi orang lain jd sukses n bahagia...
     
  13. Offline

    benih Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 11, 2009
    Messages:
    484
    Trophy Points:
    141
    Ratings:
    +2,282 / -0
    klo kopi kebagusan

    klo wortel koq gak cocok

    ane telur berarti
     
  14. Offline

    ajijayanti Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 20, 2010
    Messages:
    494
    Trophy Points:
    156
    Ratings:
    +3,451 / -0
    semoga aja sih gw bisa menjadi kopi.. :hahai:
     
  15. Offline

    invisible_woman Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 24, 2010
    Messages:
    1,206
    Trophy Points:
    131
    Ratings:
    +1,246 / -0
    lets be a coffee :hero:

    keren artikelnya bro
     
  16. Offline

    monah11 Silent Reader Members

    Joined:
    Aug 7, 2010
    Messages:
    188
    Trophy Points:
    36
    Ratings:
    +378 / -0
    kayanya lebih ke telur ya gue, soal perasaan suka sensitif gan wkwk
     
  17. Offline

    ajijayanti Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    May 20, 2010
    Messages:
    494
    Trophy Points:
    156
    Ratings:
    +3,451 / -0
    telur sih gak papa apa lagi telur ayam kampung, sip :angel3:
     
  18. Offline

    bosanxxx Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 14, 2009
    Messages:
    2,430
    Trophy Points:
    226
    Ratings:
    +161,150 / -0
    agak ke telur dan wortel nih haha pengennya si kopi~ hihi
     
  19. Offline

    keigo_04 Silent Reader Members

    Joined:
    Dec 19, 2010
    Messages:
    69
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +14 / -0
    kayaknya sekarang masih lebih ke telur..
    tapi suatu saat harus bisa seperti kopi..
    :blink:
     
  20. Offline

    atonx Silent Reader Members

    Joined:
    Jun 5, 2009
    Messages:
    55
    Trophy Points:
    71
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +114 / -0
    kalo sekarang mungkin masih menjadi telur...

    tapi selalu berharap suatu saat bisa menjadi kopi..:ehem:
     
  21. Offline

    Ryan_skom Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 21, 2009
    Messages:
    533
    Trophy Points:
    71
    Ratings:
    +92 / -0
    kebanyakan orang pasti telur yah.... kayaknya gw juga yg telur niih.... huahhh....
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.