1. Sssst, ada Administrator baru di forum Indowebster lho... cek di sini
  2. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  3. Hai IDWS Mania, membership gatotkaca telah hadir kembali lho, kalau mau info lebih lanjut klik di sini
    Dismiss Notice
  4. Indowebster membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator Zona Movies and TV Series. Open Recruitment Moderator Zona MTV (SF Movies, TV Shows, Profile, Fansubs & Encoders, Movie Maker)
    Dismiss Notice
  5. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
    Dismiss Notice
  6. Mau bergabung dan mengembangkan forum Female Insight Indowebster? Daftar diri kamu menjadi moderator Female Insight! Informasi lebih lengkap, buka link ini
    Dismiss Notice

4 Manfaat ASI, dari Bayi Hingga Negara

Discussion in 'Pengetahuan Penting Penunjang Kesehatan' started by ichreza, Aug 6, 2011.

Thread Status:
Not open for further replies.
  1. Offline

    ichreza Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 8, 2009
    Messages:
    839
    Trophy Points:
    191
    Ratings:
    +8,765 / -0
    Tak hanya bayi, ibu dan ayah, orang lain pun ikut “menikmati” kegiatan menyusui.
    Coba hitung kenalan Anda. Berapa banyak ibu yang menyusui dan berapa yang memberi
    susu formula pada bayinya? Bila kelompok pertama lebih banyak, maka hal itu patut
    disyukuri. Karena, ASI merupakan makanan pertama dan utama di awal kehidupan anak.
    Bahkan, kini pemerintah Indonesia telah merevisi panduan pemberian ASI eksklusif (ASI
    tanpa makanan/minuman tambahan) dari semula empat bulan menjadi enam bulan, sesuai
    dengan anjuran WHO ( World Health Organization ) tahun 2002.
    Selain itu, sudah tidak masanya lagi bila ibu menolak menyusui bayinya dengan alasan
    seperti khawatir mengurangi kecantikannya atau karena sibuk bekerja. Perlu diketahui,
    banyak manfaat menyusui yang telah terbukti kebenarannya. Berikut adalah beberapa
    manfaat menyusui bagi bayi, ibu, keluarga, dan negara.
    1. Manfaat bagi bayi:
    • Komposisi sesuai kebutuhan . Air susu setiap spesies makhluk hidup yang menyusui itu
    berbeda-beda sesuai dengan laju pertumbuhan dan kebiasaan menyusu anaknya. Jadi,
    ASI memang dirancang sedemikan rupa untuk bayi manusia.
    • Kalori dari ASI memenuhi kebutuhan bayi sampai usia enam bulan . Dengan
    manajemen laktasi yang baik, produksi ASI cukup sebagai makanan tunggal untuk
    pertumbuhan bayi normal sampai usia enam bulan.
    • ASI mengandung zat pelindung . Antibodi (zat kekebalan tubuh) yang terkandung
    dalam ASI akan memberikan perlindungan alami bagi bayi baru lahir. Antibodi dalam
    ASI ini belum bisa ditiru pada susu formula.
    • Perkembangan psikomotorik lebih cepat . Berdasarkan penelitian, bayi yang mendapat
    ASI bisa berjalan dua bulan lebih cepat bila dibandingkan dengan bayi yang diberi susu
    formula.
    • Menunjang perkembangan kognitif . Daya ingat dan kemampuan bahasa bayi yang
    mendapat ASI lebih tinggi bila dibandingkan bayi yang diberi susu formula.
    • Menunjang perkembangan penglihatan . Hal ini antara lain karena ASI mengandung
    asam lemak omega 3.
    • Memperkuat ikatan batin ibu-anak . Rasa aman dalam diri bayi akan tumbuh saat ia
    berada dalam dekapan ibunya. Ia menikmati sentuhan kulit yang lembut dan mendengar
    bunyi jantung sang ibu seperti yang telah dikenalnya selama dalam kehamilan. • Dasar untuk perkembangan emosi yang hangat . Melalui proses menyusui, anak akan
    belajar berbagi dan memberikan kasih sayang pada orang-orang di sekitarnya.
    • Dasar untuk perkembangan kepribadian yang percaya diri . Terjalinnya komunikasi
    langsung antara ibu dan bayinya selama proses menyusui akan meningkatkan kelekatan
    di antara mereka. Rasa lekat dan percaya bahwa ada seseorang yang selalu ada apabila
    dibutuhkan lambat laun akan berkembang menjadi percaya pada diri sendiri.
    2. Manfaat bagi ibu:
    • Mencegah perdarahan pasca persalinan dan mempercepat kembalinya rahim ke bentuk
    semula . Hal ini karena hormon progesteron yang merangsang kontraksi otot-otot di
    saluran ASI sehingga ASI terperah keluar juga akan merangsang kontraksi rahim. Jadi,
    susuilah bayi segera setelah lahir, agar tidak terjadi perdarahan pasca persalinan dan
    proses pengerutan rahim berlangsung lebih cepat.
    • Mencegah anemia defisiensi zat besi . Bila perdarahan pasca persalinan tidak terjadi
    atau berhenti lebih cepat, maka risiko kekurangan darah yang menyebabkan anemia pada
    ibu akan berkurang.
    • Mempercepat ibu kembali ke berat sebelum hamil . Dengan menyusui, cadangan lemak
    dalam tubuh ibu yang memang disiapkan sebagai sumber energi selama kehamilan untuk
    digunakan sebagai energi pembentuk ASI akan menyusut. Penurunan berat badan ibu pun
    akan terjadi lebih cepat.
    • Menunda kesuburan . Pemberian ASI dapat digunakan sebagai cara mencegah
    kehamilan. Namun, ada tiga syarat yang harus dipenuhi, yaitu: bayi belum diberi
    makanan lain; bayi belum berusia enam bulan; dan ibu belum haid.
    • Menimbulkan perasaan dibutuhkan . Rasa bangga dan bahagia karena dapat
    memberikan sesuatu dari dirinya demi kebaikan bayinya akan memperkuat hubungan
    batin antara ibu dan bayinya.
    • Mengurangi kemungkinan kanker payudara dan ovarium . Penelitian membuktikan
    bahwa ibu yang memberikan ASI secara eksklusif memiliki risiko terkena kanker
    payudara dan kanker ovarium 25% lebih kecil bila dibandingkan ibu yang tidak menyusui
    secara eksklusif.
    3. Manfaat bagi keluarga:
    • Mudah pemberian . ASI selalu tersedia dalam suhu yang sesuai, dan dapat diberikan
    kapan saja saat bayi merasa lapar.
    • Mengurangi biaya rumah tangga . ASI tidak perlu dibeli, seperti halnya susu formula.
    Uang untuk membeli susu bisa dialihkan untuk membiayai kebutuhan rumah tangga yang
    lain. • Mengurangi biaya pengobatan . Bayi yang mendapat ASI jarang sakit, sehingga dapat
    menghemat biaya untuk berobat.
    4. Manfaat bagi negara:
    • Penghematan untuk subsidi anak sakit dan pemakaian obat-obatan . Angka kematian
    dan kesakitan bayi yang mendapat ASI akan berkurang. Selain itu, dengan tertundanya
    masa suibur ibu, penggunaan obat/alat KB dapat dihemat untuk beberapa bulan.
    • Penghematan devisa untuk pembelian susu formula dan perlengkapan menyusu .
    Pemerintah dapat menghemat biaya pengeluaran untuk membeli susu formula, botol, dot,
    dan bahan bakar minyak/gas yang diperlukan dalam mempersiapkan air panas untuk
    membuat susu formula.
    • Mengurangi polusi . Pemberian ASI tidak akan menyebabkan terjadinya tumpukan
    kaleng/karton susu dan pencemaran udara.
    • Mendapatkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas . Anak yang jarang sakit
    dan tumbuh-kembang dengan optimal akan tumbuh menjadi orang dewasa yang
    bertanggung jawab dan berpotensi sebagai SDM yang berkualitas.
    Dewi Handajani
    Konsultasi ilmiah: Prof. dr. Rulina Suradi, Sp.A(K), IBCLC, Divisi Perinatologi,
    Departemen Ilmu Kesehatan Anak, FKUI, RSUPN Cipto Mangunkusumo, Jakarta.
     
  2. Offline

    kinkintuktuk Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 22, 2010
    Messages:
    63
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +12 / -0
    ASI emang bagus buat bayi,,tpi kalo gag eksklusif sama aja kan??!!
    dan dari survey yg ada,,,ASI Eksklusif gagal di awal krna pmbrian susu formula dari tenakes,,,gmn dong??
     
Thread Status:
Not open for further replies.

Share This Page

Users found this page by searching for:

  1. manfaat asi bagi negara

About Forum IDWS

IDWS, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.