1. Silahkan Login atau Register, untuk melihat konten-konten menarik lainnya.
  2. Kami segenap staff IDWS mengucapkan, Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436H. Kami juga mengumumkan libur layanan Customer Support dan Membership IDWS pada tanggal 16 s.d. 26 Juli 2015
  3. Tertantang untuk menjadi bagian dari staff forum? Indowebster Corner membuka kesempatan bagi kamu-kamu yang berminat untuk melamar menjadi moderator. Open Recruitment Moderator Indowebster Corner
  4. Gratis Gift Maximum 30 hari dengan cara membeli dua Gift VIP 30 hari. Berlaku kelipatan. Informasi lebih lanjut masuk ke sini
  5. Kini kamu bisa mengupload files menggunakan PC, Mac dan Android ke Maknyos IDWS, informasi lebih lanjut cek: Maknyos IDWS Uploader
  6. Jangan lewatkan kesempatan untuk mendapatkan tiket pulang pergi Indonesia - Korea bagi mereka yang sudah mendaftar konsultasi di klinik wonjin. Informasi lebih lanjut: Tanya Jawab Soal Plastic Surgery Bareng Klinik Wonjin.
  7. Gratis VIP selama 5 Hari khusus untuk member Registered dan MVU, syaratnya hanya login di sini.

Other 10 Film pertama Indonesia

Discussion in 'History and Culture' started by blacksheep, Mar 26, 2011.

  1. Offline

    blacksheep Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Nov 23, 2008
    Messages:
    4,613
    Trophy Points:
    212
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +24,584 / -0
    1. Loetoeng Kasaroeng (1926)
    [​IMG]
    Loetoeng Kasaroeng adalah sebuah film Indonesia tahun 1926. Meskipun diproduksi dan disutradarai oleh pembuat film Belanda, film ini merupakan film pertama yang dirilis secara komersial yang melibatkan aktor Indonesia.
    Sinopsis: Diambil dari kisah legenda Jawa Barat, Lutung Kasarung.

    2. Eulis Atjih (1927)
    [​IMG]
    Sebuah film bisu bergenre melodrama keluarga, film ini disutradarai oleh G. Kruger dan dibintangi oleh Arsad & Soekria. Film ini diputar bersama-sama dengan musik keroncong yang dilakukan oleh kelompok yang dipimpin oleh Kajoon, seorang musisi yang populer pada waktu itu. Kisah Eulis Atjih, seorang istri yang setia yang harus hidup melarat bersama anak-anaknya karena ditinggal suaminya yang meninggalkannya untuk berfoya-foya dengan wanita lain, walaupun dengan berbagai masalah, akhirnya dengan kebesaran hatinya Eulis mau menerima suaminya kembali walaupun suaminya telah jatuh miskin.

    3. Lily Van Java (1928)
    [​IMG]
    Film yang diproduksi perusahaan The South Sea Film dan dibuat bulan Juni 1928. Bercerita tentang gadis yang dijodohkan orang tuanya padahal dia sudah punya pilihan sendiri. Pertama dibuat oleh Len H. Roos, seorang Amerika yang berada di Indonesia untuk menggarap film Java. Ketika dia pulang, dilanjutkan oleh Nelson Wong yang bekerja sama dengan David Wong, karyawan penting perusaahaan General Motors di Batavia yang berminat pada kesenian, membentuk Hatimoen Film. Pada akhirnya, film Lily van Java diambil alih oleh Halimoen. Menurut wartawan Leopold Gan, film ini tetap digemari selama bertahun-tahun sampai filmnya rusak. Lily van Java merupakan film Tionghoa pertama yang dibuat di Indonesia.

    4. Resia Boroboedoer (1928)
    [​IMG]
    Film yang diproduksi oleh Nancing Film Co, yang dibintangi oleh Olive Young, merupakan film bisu yang bercerita tentang Young pei fen yang menemukan sebuah buku resia (rahasia) milik ayahnya yang menceritakan tentang sebuah bangunan candi terkenal (Borobudur). Diceritakan juga di candi tersebut terdapat sebuah harta karun yang tak ternilai, yaitu guci berisi abu sang Buddha Gautama.

    5. Setangan Berloemoer Darah (1928)
    Film yang disutradarai oleh Tan Boen San, setelah pencarian di beberapa sumber, sinopsis film ini belum diketahui secara pasti.

    6. Njai Dasima I (1929)
    [​IMG]
    Film ini berasal dari sebuah karangan G. Francis tahun 1896 yang diambil dari kisah nyata, kisah seorang istri simpanan, Njai (nyai) Dasima yang terjadi di Tangerang dan Betawi/Batavia yang terjadi sekitar tahun 1813-1820-an. Nyai Dasima, seorang gadis yang berasal dari Kuripan, Bogor, Jawa Barat. Ia menjadi istri simpanan seorang pria berkebangsaan Inggris bernama Edward William. Oleh sebab itu, akhirnya ia pindah ke Betawi/Batavia. Karena kecantikan dan kekayaannya, Dasima menjadi terkenal. salah seorang penggemar beratnya Samiun yang begitu bersemangat memiliki Nyai Dasima membujuk Mak Buyung untuk membujuk Nyai Dasima agar mau menerima cintanya. Mak buyung berhasil membujuk Dasima walaupun Samiun sudah beristri. Hingga akhirnya Nyai Dasima disia-siakan Samiun setelah berhasil dijadikan istri muda.

    7. Rampok Preanger (1929)
    Ibu Ining tidak pernah menduduki bangku sekolah, tahun 1920-an adalah seorang penyanyi keroncong terkenal pada Radio Bandung (NIROM) yang sering pula menyanyi berkeliling di daerah sekitar Bandung. Kemudian ia memasuki dunia tonil sebagai pemain sekaligus sebagai penyanyi yang mengadakan pagelaran keliling di daerah Priangan Timur. Main film tahun 1928 yang berlanjut dengan 3 film berikutnya. Film-film itu seluruhnya film bisu. Ketika Halimoen Film ditutup tahun 1932, hilang pulalah Ibu Ining dari dunia film. Namun sampai pecahnya PD II, ia masih terus menyanyi dan sempat pula membuat rekaman di Singapura dan Malaya. Pada tahun 1935 ia meninggal dunia dalam usia 69 tahun karena sakit lever.

    8. Si Tjonat (1929)
    Cerita dalam film ini berputar pada kisah seseorang yang dijuluki si Tjonat. Nakal sejak kecil, si Tjonat (Lie A Tjip) melarikan diri ke Batavia (Jakarta) setelah membunuh temannya. Di kota ini ia menjadi jongos seorang Belanda, bukannya berterima kasih karena mendapat pekerjaan, ia juga menggerogoti harta nyai tuannya itu. Tak lama kemudian ia beralih profesi menjadi seorang perampok dan jatuh cinta kepada Lie Gouw Nio (Ku Fung May). Namun cintanya bertepuk sebelah tangan, penolakan Gouw Nio membuatnya dibawa lari oleh si Tjonat. Usaha jahat itu dicegah oleh Thio Sing Sang (Herman Sim) yang gagah perkasa.

    9. Si Ronda (1930)
    [​IMG]
    Film ini disutradaria oleh Lie Tek Swie & A. LOEPIAS (Director of Photography), dan dibintangi oleh Bachtiar Efendy & Momo. Film ini bercerita tentang kisah seorang jagoan perkelahian yang mengandung unsur kebudayaan Cina.

    10. Boenga Roos dari Tjikembang (1931)
    [​IMG]
    Film bersuara pertama di Indonesia, film ini menceritakan tentang hubungan antar etnis Cina & pribumi. Dalam film ini, The Teng Chun bertindak sebagai sutradara dan kamera. Cerita ini dikarang oleh Kwee Tek Hoay dan pernah dipentaskan Union Dalia Opera pada 1927, meskipun cuma ringkasan cerita saja, yaitu tentang Indo-Tiongha. Dan film ini diberitakan oleh pengarangnya film Cina buatan Java ini adalah karya Indo-Tiongha.

    Bonus
    Darah dan Doa (1950), Film pertama Indonesia yang dibuat oleh orang Indonesia.
    [​IMG]
    Darah dan Doa adalah sebuah film Indonesia karya Usmar Ismail yang diproduksi pada tahun 1950 dan dibintangi oleh Faridah. Film ini merupakan film Indonesia pertama yang sepenuhnya dibuat oleh warga pribumi. Film ini ialah produksi pertama Perusahaan Film Nasional Indonesia (Perfini), dan tanggal syuting pertama film ini 30 Maret 1950, yang kemudian dirayakan sebagai Hari Film Nasional. Kisah film ini berasal dari skenario penyair Sitor Situmorang, menceritakan seorang pejuang revolusi Indonesia yang jatuh cinta kepada salah seorang Belanda yang menjadi tawanannya.
    Code:
    http://ngisiotak.blogspot.com/2011/03/10-film-pertama-indonesia.html
     
    • Thanks Thanks x 5
  2. Ghattotkacha Tukang Iklan

    Silahkan upgrade akun anda menjadi VIP atau Gatot Kaca untuk menghilangkan tulisan dan iklan di bawah ini. Satu klik iklan dari anda, sangatlah berarti bagi forum tercinta ini.


  3. Offline

    chiwa_wa Beginner Members

    Joined:
    Jul 9, 2010
    Messages:
    208
    Trophy Points:
    26
    Gender:
    Female
    Ratings:
    +5 / -0
    filmx masih da ga ya????
    pengen liat..
     
  4. Offline

    rambo3 Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 13, 2009
    Messages:
    1,032
    Trophy Points:
    76
    Ratings:
    +31 / -0
    liat judul darah & doa jadi inget bang rhoma
     
  5. Offline

    lucid182 Silent Reader Members

    Joined:
    Feb 15, 2010
    Messages:
    108
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +19 / -0
    1926 udah ada ya... hebat...
    gimana bioskop tahun 1926 y... waw..
     
  6. Offline

    braincod3 Silent Reader Members

    Joined:
    Jan 28, 2011
    Messages:
    11
    Trophy Points:
    1
    Ratings:
    +3 / -0
    mantep banget ya,,
    perfileman indonesia dah ada sebelom negara'nya merdeka..

    btw,, ada link donlotnya gak oom..
    penasaran mau liat niey..
     
  7. Offline

    joe_cfu Post Hunter Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 10, 2010
    Messages:
    2,089
    Trophy Points:
    132
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +1,542 / -0
    wew..
    ternyata film di Indonesia dah ada di jaman belanda ya... :kaget:

    emg rakyat Indo dlu doyan nonton film :keringat:
     
  8. Offline

    Hktoyshop Superstar Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 19, 2008
    Messages:
    14,792
    Trophy Points:
    161
    Ratings:
    +3,895 / -0
    mau liat ahh masih ada gak ya film nya..:tkp1:
     
  9. Offline

    easyvalen Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Aug 28, 2010
    Messages:
    1,833
    Trophy Points:
    97
    Ratings:
    +2,072 / -0
    jgn2 flimnya pake bahasa belanda kali. soalnya kan dibikin waktu jaman penjajahan belanda.
    klo nonton sapa tahu nanti bisa bahasa belanda.:hihi:
     
  10. Offline

    shinigamidika Superstar Moderator

    Joined:
    Feb 26, 2010
    Messages:
    16,069
    Trophy Points:
    222
    Ratings:
    +74,979 / -0
    ya ampyun dah da yg buat film tahun 1928an...
    masih sempat pa...bukannya pada perang ma penjajah...
    liatnya pakai layar lancep ya...
    :btw: ane lum lahir tahun segitu...:madesu:
     
  11. Offline

    VincenthChiuz Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Jul 22, 2009
    Messages:
    509
    Trophy Points:
    111
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +676 / -0
    jaman bahela filmnya..pasti acting nya masih kaku bgitu dh..wkwkkwkw
     
  12. Offline

    NewGEN Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Feb 21, 2011
    Messages:
    598
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +80 / -0
    malah lebih tertarik lihat filim jaman dulu ketimbang lihat sinetron sama film sekarang :madesu:
    masih keingat serial wiro sableng dulu. tontonan masih kecil.
    efeknya jelek tapi storyline nya bagus ga kaya sekarang. kebanyakan nangis :madesu:
     
  13. Offline

    GODSPEED Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 27, 2009
    Messages:
    614
    Trophy Points:
    56
    Ratings:
    +44 / -0
    jadi bingung liat judul2nya susah ngejahnya... :hmm:
    tp jd pengen liat filmnya kyk gmn..... :???:
     
  14. Offline

    Fallen_Angelz Lurking Around Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 1, 2010
    Messages:
    981
    Trophy Points:
    27
    Ratings:
    +59 / -0
    wah :lol:..
    namany masih jadul2 bgt, kira2 ky gmn tuh keliatanny y :???:...
    jd penasaran..
     
  15. Offline

    princessvie Beginner Most Valuable Users

    Joined:
    Apr 24, 2011
    Messages:
    392
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +41 / -0
    wuiidih jadul2 bgt yah. itu gimana ya rasanya nonton tanpa suara. (film bisu).
    lutung kasarung :XD:
     
  16. Offline

    zz11 Rockstar Veteran

    Joined:
    Mar 11, 2009
    Messages:
    40,704
    Trophy Points:
    252
    Ratings:
    +32,850 / -0
    Kalo ga salah itu film yg tahun 1926 diputernya masih pake layar khusus yg diurus sama orang Belanda dan dibantu sama pemerintah.

    Coba lihat:
    http://bataviase.co.id/node/535195
     
  17. Offline

    Lyco Senpai Co Administrators

    Joined:
    Nov 3, 2008
    Messages:
    8,734
    Trophy Points:
    221
    Ratings:
    +9,578 / -0
  18. Offline

    dmay Silent Reader Members

    Joined:
    Sep 15, 2011
    Messages:
    15
    Trophy Points:
    16
    Ratings:
    +1 / -0
    dijajah masih bisa bikin pilem nihh..
    saluuutt dah
     
  19. Offline

    nigopapaya Silent Reader Members

    Joined:
    Nov 29, 2011
    Messages:
    46
    Trophy Points:
    6
    Ratings:
    +7 / -0
    Diarsip negara kita masih punya beberapa karya anak bangsa. Sebagian besar, Belanda menyimpannya
     
  20. Offline

    Khortdad Beginner Members

    Joined:
    Mar 30, 2011
    Messages:
    242
    Trophy Points:
    26
    Ratings:
    +209 / -0
    itu filmnya klw pas dialog keluar suara apa gak ya, apa cuma gambar bisu? jd penasaran.
     
  21. Offline

    smkosasih Senpai Most Valuable Users

    Joined:
    Sep 9, 2008
    Messages:
    5,352
    Trophy Points:
    162
    Gender:
    Male
    Ratings:
    +3,165 / -0
    beuh, darah dan doa kayanya seru tuh...:nikmat:
    ternyata Hari Film Nasional diambil dari filem ini.
     

Share This Page

About Forum IDWS.ID

Indowebster, dari kami yang terbaik-untuk kamu-kamu (the best from us to you) yang lebih dikenal dengan IDWS adalah sebuah forum komunitas lokal yang berdiri sejak 15 April 2007. Di bangun sebagai sarana mediasi dengan rekan-rekan pengguna IDWS dan memberikan terbaik untuk para penduduk internet Indonesia menyajikan berbagai macam topik diskusi.